Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda Kecewa Pemberitaan Lampu Padam, Tegaskan Tak Memiliki Anggaran Operasional
Sebelum pemberitaan diterbitkan, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi langsung Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda kabupaten majene yg saat itu sedang melakukan bersih bersih atau kerja bakti sekitar jam 09 pagi, Rabu 29/juli/2026. Namun, saat itu Kepala UPTD tidak berada di kantor.
Konfirmasi kemudian diberikan oleh salah seorang pegawai UPTD yang sedang berada di lokasi. Ia menjelaskan bahwa lampu penerangan (bohlam) di halaman kantor mengalami kerusakan dan akan segera diganti. “Insya Allah malam ini sudah menyala,” ujarnya.
Setelah pemberitaan dipublikasikan, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda menyampaikan kekecewaannya karena persoalan tersebut dinilai langsung diangkat ke ruang publik. Menurutnya, apabila terdapat persoalan di kantor, awak media sebaiknya terlebih dahulu berkomunikasi dengannya. Ia juga mempertanyakan siapa warga yang menyampaikan sorotan tersebut karena ingin memberikan penjelasan secara langsung.
Lebih lanjut, Kepala UPTD menjelaskan bahwa kantor yang dipimpinnya tidak memiliki anggaran operasional, bahkan untuk kebutuhan yang nilainya sangat kecil sekalipun. Menurutnya, sejumlah kebutuhan kantor, termasuk penyediaan air minum, selama ini menggunakan dana pribadi para pegawai.
”Kami bukan tidak mau mengganti lampu, tetapi memang belum sempat. Bahkan kebutuhan seperti air minum pun kami tanggung dengan uang pribadi karena memang tidak ada anggaran,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, awak media menyampaikan bahwa pemberitaan yang diterbitkan merupakan bagian dari fungsi media dalam menyampaikan informasi kepada publik berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan serta laporan masyarakat. Awak media juga menegaskan tidak dapat membuka identitas warga yang menyampaikan informasi atau keluhan sebagai bentuk perlindungan terhadap narasumber.
Sorotan masyarakat tersebut bukan bertujuan menyudutkan pihak UPTD, melainkan didasari kekhawatiran terhadap kondisi kantor yang gelap pada malam hari sehingga dinilai berpotensi mengundang aksi pencurian maupun tindak kriminal lainnya.
Di akhir pembicaraan , Kepala UPTD meminta agar awak media kembali mendatangi kantor pada malam hari setelah lampu penerangan dipasang.
“Insya Allah nanti malam sudah menyala. Tolong datang lagi, videokan, lalu muat kembali di media bahwa lampu penerangan sudah kami pasang menggunakan biaya pribadi,” ujarnya.

BERITA TANPA BATAS


Tinggalkan Balasan