Uang Tercecer di Jalan Ternyata Milik Pedagang Sayur di Malunda

Uang tunai yang sebelumnya ditemukan tercecer di jalan, pada Jumat malam 27/2/2026, di Malunda sekitar pukul 20:30 WITA, dalam sebuah kantong plastik dan diamankan oleh Polsek Malunda akhirnya diketahui pemiliknya.

Berdasarkan hasil konfirmasi, uang tersebut merupakan milik salah satu pengusaha sekaligus pedagang sayur di Malunda, Bapak Wiwi, yang ditemui di kediaman sekaligus toko usahanya.

Bapak Wiwi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat dirinya hendak mengantar anaknya pulang ke rumah. Uang hasil penjualan sayur yang telah dikumpulkannya disimpan di kantong motor bagian depan. Namun dalam perjalanan, uang tersebut terjatuh dan terbawa angin tanpa disadarinya.

“Saat itu saya mengantar anak ke lingkungan Tabulan-Bulan. Uang hasil jualan saya simpan di kantong motor depan. Saya tidak sadar kalau uang itu jatuh,” ungkap Bapak wiwi yg kerap dipanggil U’mang

Ia baru menyadari kehilangan uang tersebut setelah keluarganya di rumah mengetahui informasi penemuan uang lewat media sosial. Mengetahui hal itu, bapak Wiwi mendatangi Polsek Malunda untuk memastikan dan mengambil kembali uang tersebut.

Diketahui Setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi oleh pihak Polsek Malunda, dipastikan uang hasil penjualan sayur yang disampaikan pemilik. memastikan bahwa Uang yang tercecer dikembalikan kepada pemilik hak yg sah…..(rls/©️EPN).Mejene,Sulbar

©️EpnPemberitaan Tanpa Batas

9

  • Dua Bersaudara Ukir Prestasi Pencak Silat, Aishwa Usia 5 Tahun Kini Sabet Emas Sulbar Championship

    MAJENE, – Prestasi membanggakan kembali datang dari keluarga Arman Ahmad dan Risma Umami. Setelah sebelumnya Aisyah Afifah Arman mengharumkan nama Kabupaten Majene melalui cabang olahraga pencak silat, kini sang adik, Aishwa Akhlaqul Arman, juga mulai menunjukkan prestasinya di usia yang masih sangat dini. Aishwa yang baru berusia 5 tahun berhasil meraih Juara 1 Pencak Silat…

  • Dari Gelap Kini Kembali Terang, Lampu Kantor UPTD Malunda Dipasang Pakai Dana Pribadi

    Setelah sempat menjadi sorotan akibat kondisi kantor yang gelap pada malam hari, Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda kini kembali terang. Lampu penerangan di lingkungan kantor telah dipasang sehingga area yang sebelumnya minim pencahayaan kini kembali diterangi. Rabu, malam (29/juli/2026) ‎Pihak UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda menjelaskan bahwa penggantian lampu dilakukan menggunakan dana pribadi para…

  • Lampu Padam Jadi Sorotan, Kepala UPTD Malunda Buka Suara, “Kami Tak Punya Anggaran

    Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda Kecewa Pemberitaan Lampu Padam, Tegaskan Tak Memiliki Anggaran Operasional‎Sebelum pemberitaan diterbitkan, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi langsung Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda kabupaten majene yg saat itu sedang melakukan bersih bersih atau kerja bakti sekitar jam 09 pagi, Rabu 29/juli/2026. Namun, saat itu Kepala UPTD…

  • Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

    Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

    Dampak cuaca ekstrem yang disebut angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai terdata. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 36 rumah mengalami kerusakan di Kelurahan Malunda dan enam rumah di Desa Kayu Angin. Sementara itu, pendataan di wilayah Lamongan Batu masih berlangsung. Sebagai langkah penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…


  • Cuaca Ekstrem Terjang Malunda Puluhan Rumah Rusak, Camat dan Sekcam Turun Langsung Tinjau Rumah Warga Terdampak

    Cuaca Ekstrem Terjang Malunda Puluhan Rumah Rusak, Camat dan Sekcam Turun Langsung Tinjau Rumah Warga Terdampak

    MAJENE – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan suara guntur menggelegar menerjang Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Sabtu (31/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan sejumlah pohon tumbang. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.30–14.40 WITA itu diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Meski relatif singkat, terjangan angin…


  • Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    MAJENE – Pegiat hukum sekaligus Ketua Bidang Investigasi LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar Bulan, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene memberikan penjelasan secara terbuka terkait rekaman suara berdurasi hampir 30 menit yang beredar dan menjadi sorotan publik. Menurut Falar, Kepala Dinas Pendidikan perlu menjelaskan sekaligus memperjelas maksud dari sejumlah pernyataan yang disampaikan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *