Ribuan Warga Malunda Tumpah Ruah, Anggini Arif Didoakan Tembus Panggung Akademi Indosiar

‎Menunggu Panggilan Jakarta. Ribuan Warga Malunda Tumpah Ruah, Anggini Arif Didoakan Tembus Panggung Akademi Indosiar

Dukungan untuk calon peserta Akademi Delapan Indosiar, Anggini Arif, terus mengalir deras. Penyanyi muda asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat itu mendapat dukungan penuh dari pemerintah, masyarakat, lembaga organisasi hingga komunitas konten kreator di Sulawesi Barat.

Dukungan tersebut terlihat saat Anggini tampil menghibur warga Malunda di Dekin Beach Cafe Oasis pada malam Minggu, 16 Mei 2026.

Ribuan warga memadati lokasi demi menyaksikan langsung penampilan penyanyi muda yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Majene itu. Suasana pesisir Pantai Lombong pun berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam alunan musik dan sorakan dukungan.
Dalam penampilannya, Anggini membawakan sejumlah lagu dangdut yang sukses menghidupkan suasana malam. Suara khas dan penampilannya di atas panggung membuat penonton terpukau.


Sorak penonton pecah setiap kali Anggini menyanyikan lagu demi lagu. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap putri daerah Sulawesi Barat itu.

Penampilan tersebut bukan sekadar hiburan rakyat, namun juga menjadi bagian dari perjuangan dan latihan panggung Anggini sebelum tampil di ajang pencarian bakat tingkat nasional.

‎Saat ini, Anggini diketahui masih menunggu panggilan resmi dari Jakarta untuk mengikuti tahapan kontes dangdut Akademi Indosiar. Meski demikian, semangat dan dukungan masyarakat terus mengalir tanpa henti.

‎Selain masyarakat, para kepala desa di Kecamatan Malunda juga menyatakan sikap mendukung penuh perjuangan Anggini menuju panggung nasional. Dalam agenda tersebut turut hadir perwakilan Camat Malunda bersama sejumlah tokoh masyarakat dan komunitas kreator.


Sebagai bentuk dukungan moral dan harapan terbaik, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan doa bersama agar Anggini diberikan kelancaran serta kesempatan membawa nama Majene dan Sulawesi Barat bersinar di tingkat nasional.

Antusiasme ribuan warga Malunda menjadi bukti bahwa putra-putri daerah Sulawesi Barat memiliki potensi besar untuk bersaing di dunia hiburan nasional. Kini masyarakat hanya menunggu satu kabar besar dari Jakarta , panggilan resmi untuk Anggini Arif menuju panggung impian.

  • Ratusan Warga Desa Maliaya Geruduk Polsek Malunda, Polisi Amankan Terduga Pelaku

    MALUNDA — Ratusan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, mendatangi Polsek Malunda pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 20:30 , setelah mengetahui adanya seorang warga yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Ruslan.‎‎Kedatangan warga dipicu setelah korban, Ruslan, melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Malunda. Dalam perkembangan penanganan perkara, seorang pria berinisial AN,…

  • Pawai Kuda di Maliyaya Berujung Ricuh, Warga Adukan Dugaan Kekerasan ke Polsek Malunda

    Sejumlah warga Desa Maliyaya, Kecamatan Malunda, mendatangi Polsek Malunda untuk menyampaikan laporan pengaduan terkait insiden kericuhan yang terjadi dalam kegiatan tamatan massal atau pawai kuda di Desa Maliyaya. sabtu (26-9-2026) Dalam pengaduannya, warga melaporkan adanya dugaan unsur kekerasan yang terjadi saat insiden tersebut. Warga juga membawa sejumlah bukti berupa rekaman video dan foto yang dinilai…

  • Berita Dugaan Anggaran Publikasi Kominfo Majene Disebut Dilaporkan ke Kejaksaan Tak Lagi Diakses

    Pemberitaan mengenai dugaan persoalan pengelolaan anggaran penyebarluasan informasi melalui media online pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali menjadi perhatian di kalangan insan pers. Jumat 25/9/2026 Sebelumnya, salah satu media online menerbitkan berita dengan judul yang menyebut bahwa dugaan penyimpangan anggaran publikasi media di Kominfo Majene telah dilaporkan ke Kejaksaan. Foto:…

  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *