Komisi III DPRD Majene Semprot Keras Pelayanan Puskesmas Sendana I

Majene, Senin (25/5/2026) — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majene, Sudirman, menyampaikan keprihatinan dan kritik keras terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Sendana I dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dinas Kesehatan dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majene.

Dalam forum tersebut, Sudirman menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian dan pembenahan agar tidak berdampak terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah adanya pernyataan bahwa pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) hanya dilakukan kepada pasien gawat darurat. Menurut Sudirman, hal tersebut perlu dievaluasi karena pemeriksaan HB merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan ibu hamil.

Ia mempertanyakan bagaimana kondisi ibu hamil yang akan menjalani persalinan apabila tidak mendapatkan pemeriksaan HB sebelumnya, mengingat kondisi kadar hemoglobin dapat menjadi salah satu indikator penting yang berkaitan dengan keselamatan ibu maupun bayi.

Selain itu, Sudirman juga menyoroti ketersediaan masker nebulizer yang digunakan untuk terapi uap bagi pasien gangguan pernapasan. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, stok masker nebulizer disebut telah kosong sejak Maret 2026.

Akibat kondisi tersebut, sejak Maret hingga 13 Mei 2026, pasien yang membutuhkan terapi uap disebut menggunakan masker nebulizer bekas yang telah dicuci dan digunakan kembali. Menurut Sudirman, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius karena sebagian penyakit pernapasan memiliki potensi penularan, termasuk pasien tuberkulosis (TB) yang juga membutuhkan layanan terapi uap.

Tidak hanya itu, Komisi III juga menyoroti keterbatasan layanan pemeriksaan laboratorium yang beberapa kali mengalami kekosongan sehingga berpotensi memengaruhi proses diagnosis dan penanganan pasien.

Persoalan lainnya yang menjadi perhatian adalah pelayanan dokter di puskesmas yang dinilai belum maksimal, yang disebut dipengaruhi oleh keterbatasan obat-obatan serta fasilitas pemeriksaan penunjang.

Sudirman menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlangsung terus-menerus.

“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat sebagai pengguna layanan fasilitas kesehatan. Pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan hak dasar masyarakat,” tegasnya.

Komisi III DPRD Kabupaten Majene meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan evaluasi serta mengambil langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama dapat berjalan sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Sementara itu hingga berita ini di turungkan pihak terkait belum berhasil dinkonfirmasi.**

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • ‎Kamarudin dan Warga Bergerak, Pekuburan Islam Sasende Malunda Kini Tak Lagi Gelap dan Kekurangan Air‎

    Partisipasi dan kepedulian masyarakat Kecamatan Malunda, Kab majene kembali terlihat melalui inisiatif pengadaan fasilitas air dan penerangan di Pekuburan Islam Sasende, Lingkungan Banua, Kecamatan Malunda.‎‎Program tersebut diprakarsai serta dikoordinatori oleh Kamarudin bersama warga dengan cara menggalang kontribusi dan donasi masyarakat demi memastikan kebutuhan dasar di area pekuburan dapat terpenuhi dengan baik.‎“Setelah melalui proses , Alhamdulillah,…

  • Kelangkaan Solar Ancam Aktivitas Petani dan Nelayan di Majene.

    Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar mulai dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas pertanian maupun perikanan masyarakat yang saat ini tengah memasuki musim penting.‎‎Informasi tersebut turut disampaikan Camat Malunda melalui grup komunikasi masyarakat. Dalam pesannya, disebutkan bahwa warga di wilayah Lombong, Malunda, hingga Banua yang…

  • Ribuan Warga Malunda Tumpah Ruah, Anggini Arif Didoakan Tembus Panggung Akademi Indosiar

    ‎Menunggu Panggilan Jakarta. Ribuan Warga Malunda Tumpah Ruah, Anggini Arif Didoakan Tembus Panggung Akademi Indosiar Dukungan untuk calon peserta Akademi Delapan Indosiar, Anggini Arif, terus mengalir deras. Penyanyi muda asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat itu mendapat dukungan penuh dari pemerintah, masyarakat, lembaga organisasi hingga komunitas konten kreator di Sulawesi Barat. Dukungan tersebut terlihat saat Anggini…

  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *