Ratusan Warga Desa Maliaya Geruduk Polsek Malunda, Polisi Amankan Terduga Pelaku

MALUNDA — Ratusan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, mendatangi Polsek Malunda pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 20:30 , setelah mengetahui adanya seorang warga yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Ruslan.
‎
‎Kedatangan warga dipicu setelah korban, Ruslan, melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Malunda. Dalam perkembangan penanganan perkara, seorang pria berinisial AN, yang diduga terlibat dalam pengeroyokan, kemudian dijemput dari wilayah Desa Maliaya dan diamankan oleh pihak kepolisian.
‎
‎Kabar mengenai diamankannya terduga pelaku kemudian menyebar dan diketahui oleh keluarga serta warga yang mengenal korban. Ratusan warga selanjutnya mendatangi Polsek Malunda dan meminta pihak kepolisian memperlihatkan atau mengeluarkan terduga pelaku dari dalam kantor polisi.
‎
‎Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan oleh pihak kepolisian. Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan, mengingat situasi di sekitar Mapolsek Malunda sempat memanas.
‎
‎Ketegangan antara warga dan pihak kepolisian sempat terjadi. Ratusan warga bahkan bertahan selama beberapa jam di depan Mapolsek Malunda sambil menunggu perkembangan penanganan terhadap terduga pelaku.
‎
‎Kepala Desa Maliaya, Masri, bersama pihak kepolisian kemudian berupaya melakukan pendekatan dan berkoordinasi untuk meredam situasi.
‎
‎Upaya tersebut akhirnya berhasil menenangkan warga sehingga kondisi di sekitar Mapolsek Malunda berangsur kondusif.
‎
‎Sekitar pukul 00.30 WITA, warga Desa Maliaya secara perlahan membubarkan diri dan meninggalkan Mapolsek Malunda.

Foto : Halaman Polsek Malunda saat Warga meninggalkan lokasi
‎
‎Sementara itu, terduga pelaku
kemudian dibawa ke Polres Majene untuk menjalani proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum.
‎
‎Informasi yang diperoleh menyebutkan, terduga pelaku merupakan warga pendatang yang diketahui memiliki hubungan perkawinan dengan warga Desa Maliaya dan semntara terdgua pelaku yang berasal dari Desa Ba’bulo Utara diamankan langsung oleh satuan polres Majene.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan terhadap terduga pelaku masih berlangsung di Polres Majene. Status AN dalam perkara tersebut masih sebatas terduga, dan proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

  • Lampu Padam Jadi Sorotan, Kepala UPTD Malunda Buka Suara, “Kami Tak Punya Anggaran

    Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda Kecewa Pemberitaan Lampu Padam, Tegaskan Tak Memiliki Anggaran Operasional‎Sebelum pemberitaan diterbitkan, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi langsung Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda kabupaten majene yg saat itu sedang melakukan bersih bersih atau kerja bakti sekitar jam 09 pagi, Rabu 29/juli/2026. Namun, saat itu Kepala UPTD…

  • Kantor UPTD Dinas Pendidikan Malunda Tanpa Penerangan, Warga Khawatir Aksi Pencurian‎

    Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda Kembali Disorot, Gelap Gulita Saat Malam Hari, antor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Malunda kembali menjadi sorotan warga karena kondisi lingkungan kantor yang gelap gulita setiap malam. Rabu, (29/juli/2026)‎‎Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi tersebut bukan baru terjadi, melainkan sudah berlangsung cukup lama. Hingga kini, tidak terlihat adanya lampu penerangan yang…

  • Pascapencurian, Warga Ingin Ciprong Kembali, Ini Jawaban Tegas Tasdir‎

    Tasdir, S.IP., angkat bicara terkait persoalan keamanan Pasar Sentral Malunda setelah beberapa hari lalu menjadi sasaran pencurian yang diduga dilakukan oleh remaja berstatus pelajar. Rabu, 29/juli/2026 ‎Menurut Tasdir, pihaknya telah menggelar rapat untuk membahas langkah-langkah peningkatan keamanan pasar. Salah satu upaya yang akan segera dilakukan adalah penambahan penerangan dengan memasang lampu sorot di sejumlah titik…

  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…


  • Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    MAJENE — Dugaan setoran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pembayaran, pihak-pihak yang terkait, serta pertanggungjawaban dana tersebut. Jumat 23 (Oktober 2026) ‎‎Informasi ini berasal dari keterangan Ilham, yang mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Menurut pengakuannya, uang sebesar…


  • GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    MAKASSAR — Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Revolusi Hukum (DPD GRH) Sulawesi Selatan, M. Ishadul Islami Akbar, S.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Ia menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tegas, dan tanpa pandang bulu, termasuk dengan membongkar jaringan bandar besar serta menelusuri aset yang…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *