Dermawan Buka Suara! Akui Pukul Ilham, Sebut Dipicu Utang Piutang

MAJENE, EPN Media – Seorang pria bernama Dermawan mengaku terlibat dalam pemukulan terhadap Ilham. Ia menegaskan, peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi terkait utang-piutang dan penggunaan namanya untuk meminjam uang, bukan berkaitan dengan laporan dugaan suap dan penipuan proyek revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene.

Dalam klarifikasinya, Dermawan mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, dirinya sempat bertemu dan berbincang dengan Ilham selama beberapa jam. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk menagih utang sekaligus mempertanyakan penggunaan namanya oleh Ilham dalam urusan pinjaman yang menurutnya tidak disertai pertanggungjawaban.

Namun, saat keduanya masih berbincang, Ilham disebut tiba-tiba melarikan diri. Dermawan kemudian mengejarnya hingga keduanya terjatuh.

Menurut versi Dermawan, setelah terjatuh, Ilham lebih dahulu bangkit dan menendang bagian perutnya. Keduanya kemudian kembali berdiri, sebelum Ilham disebut kembali memukul menggunakan sepatu.

Dermawan mengaku baru membalas setelah dirinya menerima tindakan kekerasan tersebut.

“Saya tidak mungkin memukul kalau bukan Ilham yang lebih dahulu memukul saya,” demikian penegasan Dermawan dalam klarifikasinya.

Ia juga membantah adanya hubungan antara insiden tersebut dengan persoalan dugaan suap dan penipuan proyek revitalisasi sekolah. Dermawan menyebut persoalan itu murni berkaitan dengan utang-piutang pribadi yang menurutnya telah merugikan nama baik dan harga dirinya.

Sebelumnya, Ilham menjadi perhatian publik setelah terbaring menjalani perawatan di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Majene, Kamis (29/10/2026), usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Lingkungan Lembang.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan karena muncul di tengah bergulirnya laporan dugaan suap dan penipuan proyek revitalisasi 13 sekolah di Kabupaten Majene yang sebelumnya dilaporkan Ilham ke Polda Sulawesi Barat.

Meski Dermawan telah menyampaikan klarifikasi dan membantah adanya kaitan dengan persoalan proyek revitalisasi, hubungan antara kedua peristiwa tersebut belum dapat disimpulkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Redaksi menegaskan bahwa kronologi yang disampaikan Dermawan merupakan keterangan dari pihak yang bersangkutan. Konfirmasi dari Ilham, pemeriksaan kepolisian, serta bukti-bukti pendukung tetap diperlukan untuk memastikan siapa yang lebih dahulu melakukan kekerasan dan bagaimana peristiwa tersebut sebenarnya terjadi.

EPN Media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

© EPN Media

BERITA TANPA BATAS

  • ‎Kemarau Panjang Ancam Gagal Panen, Petani Malunda Terpaksa Jadikan Padi Pakan Ternak‎: Bendungan Kayu Angin di Pertanyakan

    Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Majene mulai memukul sektor pertanian. Di Kecamatan Malunda, sejumlah petani bahkan terpaksa mengambil keputusan pahit karena tanaman padi mereka terancam gagal panen. Senin 17/8/2026)‎‎Kondisi tersebut terlihat di areal persawahan Kalambangan, Lingkungan Banua. Sebagian tanaman padi tampak sudah mengering, sementara sebagian lainnya masih hijau. Karena khawatir tanaman tidak…

  • SETAHUN BERLALU, JALAN MASIH JALAN DI TEMPAT! YUDI SUDIRMAN: SAMPAI KAPAN WARGA HARUS DITANDU?

    MAJENE — Setahun berlalu, persoalan akses jalan yang menghubungkan Desa Lombang-Lombang Timur dengan Salutahongan, Kecamatan Malunda, kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam datang dari Anggota DPRD Kabupaten Majene, Yudi Sudirman, dalam momentum Hari Jadi Majene ke-481, Sabtu (15/8/2026). Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang hadir mewakili Gubernur Sulbar, Yudi…

  • HUT RI Baru Dibuka, Camat Ulumanda Bergegas Tinggalkan Acara, Dampak Kebakaran Hutan!

    Ulumanda, Senin 10 Agustus 2026 — Di tengah berlangsungnya pembukaan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Ulumanda, Camat Ulumanda Muhammad Arif justru harus meninggalkan kegiatan dan terjun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan di Desa Sulai, Dusun Sulawesi Selatan. Foto: saat camat menghadiri pembukaan HUT RI Muhammad Arif bersama Kepala Dusun Sulai Selatan, masyarakat sekitar,…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *