Wakil Bupati Majene, Andi Rita, kembali mengunjungi Kecamatan Malunda untuk kedua kalinya pascabencana angin puting beliung yang mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, Selasa (3/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Andi Rita kembali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kecamatan Malunda. Bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Andi Rita menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat Malunda, khususnya warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang saat ini tengah menghadapi kondisi sulit pascabencana.
”Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.
Saat diwawancarai secara eksklusif di halaman Kantor Kecamatan Malunda, didampingi Camat Malunda, Muslimin, Andi Rita juga menanggapi pertanyaan mengenai nasib warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, khususnya terkait kemungkinan adanya bantuan perbaikan rumah.
Ia mengatakan, persoalan tersebut terlebih dahulu akan dikoordinasikan dengan pemerintah. Menurutnya, terdapat mekanisme penganggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memungkinkan untuk diupayakan bagi penanganan dampak bencana.
”Kalau itu, saya belum bisa berkomentar dulu. Tetapi dalam pembahasan anggaran ada namanya BTT (Belanja Tidak Terduga). Nanti kita upayakan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu harapan bagi warga Malunda yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin puting beliung.

Foto : wakil bupati saat berkunjung di malunda
Meski demikian, realisasi bantuan melalui anggaran BTT masih memerlukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah, termasuk memastikan mekanisme serta ketersediaan anggarannya.
Kehadiran kembali Wakil Bupati Majene di Malunda sekaligus menunjukkan bahwa penanganan pascabencana masih menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan setelah menerima bantuan darurat.

BERITA TANPA BATAS




Tinggalkan Balasan