Tasdir, S.IP., angkat bicara terkait persoalan keamanan Pasar Sentral Malunda setelah beberapa hari lalu menjadi sasaran pencurian yang diduga dilakukan oleh remaja berstatus pelajar. Rabu, 29/juli/2026
Menurut Tasdir, pihaknya telah menggelar rapat untuk membahas langkah-langkah peningkatan keamanan pasar. Salah satu upaya yang akan segera dilakukan adalah penambahan penerangan dengan memasang lampu sorot di sejumlah titik yang dinilai rawan.
”Kami akan menambah penerangan di sudut-sudut tertentu dengan memasang lampu sorot agar keamanan pasar lebih terjamin, untuk masalah keamanan penjaga pasar semntara dalam pembahasan ,” ujar Tasdir saat dikonfirmasi.
Terkait usulan penempatan petugas keamanan, Tasdir menjelaskan hal tersebut masih dalam tahap pembahasan. Menurutnya, keberadaan petugas keamanan membutuhkan anggaran untuk gaji, sehingga perlu dikaji dengan matang agar tidak menimbulkan persoalan baru.
”Kalau merekrut petugas keamanan tentu ada gajinya. Jangan sampai nanti biaya itu dibebankan kepada pedagang atau pengguna pasar sehingga justru menimbulkan tudingan pungutan liar seperti yang terjadi di sejumlah daerah,” jelasnya.
Sementara itu, sosok yang akrab disapa Kaco Ciprong, yang sebelumnya diharapkan warga kembali menjaga pasar, dipastikan belum dapat bertugas karena terkendala persyaratan administrasi berupa ijazah.
Meski demikian, Tasdir menegaskan pihak UPTD Pasar berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dalam meningkatkan keamanan Pasar Sentral Malunda. Selain penambahan penerangan, sejumlah langkah lain juga tengah disiapkan guna mencegah terulangnya aksi pencurian.***(©️EPN)

BERITA TANPA BATAS


Tinggalkan Balasan