Seorang pegawai SPPG Kecamatan Ulumanda mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas mengantarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu sekolah di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai tersebut terjatuh bersama kendaraan yang dikendarainya ketika melintasi akses jalan menuju salah satu sekolah di wilayah Desa Kabiraan.
Kejadian tersebut diduga terjadi akibat kondisi jalan yang rusak, berbatu, berlubang dan cukup sulit dilalui, terlebih bagi kendaraan roda dua yang digunakan untuk mendistribusikan makanan ke sekolah.
Alhamdulillah, pegawai yang mengalami kecelakaan telah mendapatkan pertolongan dan dalam penanganan. Namun, insiden ini kembali membuka persoalan lama mengenai kondisi infrastruktur jalan di wilayah Ulumanda yang hingga kini masih membutuhkan perhatian dan pembenahan.
Jalan yang menjadi akses masyarakat sekaligus jalur pelayanan publik tentu tidak hanya digunakan warga untuk beraktivitas, tetapi juga oleh para petugas yang menjalankan tugas pelayanan pemerintah, termasuk distribusi program MBG kepada anak-anak sekolah.
Jalan Rusak, Risiko Nyata bagi Pelayanan Publik
Peristiwa ini hendaknya tidak sekadar dilihat sebagai kecelakaan seorang pegawai. Ada persoalan infrastruktur yang patut menjadi perhatian bersama.
Jika kondisi jalan rusak terus dibiarkan, bukan hanya kendaraan warga yang berisiko mengalami kecelakaan. Petugas kesehatan, guru, tenaga pendidik, petugas MBG, aparatur pemerintah, hingga masyarakat yang setiap hari melintas juga menghadapi risiko yang sama.
Program MBG membutuhkan distribusi yang aman dan tepat waktu. Karena itu, akses jalan menuju sekolah-sekolah di wilayah terpencil juga menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan tersebut berjalan dengan baik.
Satu kecelakaan mungkin bisa disebut musibah. Tetapi jika kondisi jalan yang sama terus dibiarkan dan kembali menimbulkan korban, maka pertanyaannya bukan lagi sekadar “siapa yang jatuh?”, melainkan “mengapa kondisi jalannya masih seperti ini?”
Jalan Ulumanda masih membutuhkan perhatian. Dan keselamatan masyarakat seharusnya tidak menunggu sampai korban berikutnya jatuh.

BERITA TANPA BATAS





Tinggalkan Balasan