Ambulans Puskesmas Malunda Tembus Hujan Tengah Malam, Jemput Pasien di Kaki Gunung Lombang

Di tengah guyuran hujan yang tak kunjung reda, tenaga kesehatan Puskesmas Malunda kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Malam itu, petugas UGD menerima panggilan darurat dari warga Salurindu, Desa Salutahongan, yang melaporkan adanya seorang warga dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan segera. Tanpa menunda waktu, tim jaga UGD bersama sopir ambulans langsung bergerak melakukan penjemputan.

Namun, medan menuju Salurindu tidaklah mudah. Akses jalan menanjak dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, terlebih kondisi jalan yang licin akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hari.

Demi keselamatan pasien dan petugas, ambulans mencoba namun hanya dapat menjangkau wilayah Perbatasan desa kayuangin, tepatnya di kaki gunung Desa Lombang.

Dengan koordinasi yang cepat dan sigap, pasien kemudian dievakuasi menuju titik tersebut untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Malunda guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.

Proses penjemputan berlangsung pada pukul 23.40 WITA dan pasien tiba di Puskesmas Malunda pada pukul 00.12 WITA, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Sebagaimana yang kerap disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas, pelayanan kemasyarakatan adalah upaya memberikan layanan kesehatan terbaik yang cepat, tepat, ramah, dan sesuai standar demi memenuhi kebutuhan pasien.

Di tengah keterbatasan akses dan cuaca ekstrem, dedikasi tenaga kesehatan menjadi garda terdepan bagi keselamatan warga. Sebuah pengabdian yang bekerja dalam sunyi, namun berdampak besar bagi kemanusiaan.

©️EPN

  • Satu Warga Meninggal, 173 Orang Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Polman

    epnmediaonline-Musibah kebakaran hebat terjadi di tengah suasana Ramadan, saat warga sedang melaksanakan Salat Tarawih. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 20.30 Wita, di permukiman warga Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Api tiba-tiba berkobar dan dengan cepat melahap rumah-rumah warga di kawasan permukiman padat tersebut.…

  • Air Mata Petani Coklat di Malunda Harga Anjlok Jelang Panen, Tangis dan Doa Sarman Terdengar dari Kebun

    Menjelang musim panen, air mata justru tumpah di kebun coklat. Seorang petani coklat asal Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat tak kuasa menahan tangis akibat anjloknya harga coklat di tingkat petani. Sabtu, (28/2/2026), Petani tersebut bernama Sarman, pemilik akun Facebook Sarman Alakdarnya. Selama ini, Sarman dikenal sebagai sosok petani yang kerap…

  • Uang Tercecer di Jalan Ternyata Milik Pedagang Sayur di Malunda

    Uang tunai yang sebelumnya ditemukan tercecer di jalan, pada Jumat malam 27/2/2026, di Malunda sekitar pukul 20:30 WITA, dalam sebuah kantong plastik dan diamankan oleh Polsek Malunda akhirnya diketahui pemiliknya. Berdasarkan hasil konfirmasi, uang tersebut merupakan milik salah satu pengusaha sekaligus pedagang sayur di Malunda, Bapak Wiwi, yang ditemui di kediaman sekaligus toko usahanya. Bapak…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *