TKW Majene Terlantar di Malaysia. Keluarga Galang Donasi, Pihak Terait Harus Respons Cepat

Majene, Sulawesi Barat – Keluarga Bahira Binti A’Den, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kelurahan Rangas, Lingkungan Rangas Barat, Majene, menggalang donasi untuk memulangkan Ibu Bahira dari Malaysia.

Ibu Bahira saat ini sedang dalam pemulihan pasca operasi yang telah berlangsung tiga bulan, namun masih terus tertekan untuk bekerja karena kontrak kerjanya yang tersisa lebih dari satu tahun. Kondisinya yang sakit membuatnya hanya mampu berbaring, namun karena terikat pekerjaan, ia terpaksa tetap melaksanakan tugas yang memberatkannya.

Majikannya menuntut ganti rugi atau penalti pemutusan kontrak serta biaya operasi sebesar Rp 12.000.000. Padahal, gaji Ibu Bahira selama bekerja telah dipotong sebelumnya sebesar Rp 42.000.000, sehingga dana yang dimilikinya saat ini sangat terbatas.

“Perjuangan ini sangat berat bagi Ibu Bahira. Komunikasi pun sulit karena HP-nya disita majikan, kami hanya bisa berkoordinasi lewat video call terbatas,” kata Ibu Kia, sepupu Ibu Bahira.

Untuk meringankan beban tersebut, keluarga melalui kepala lingkungan Rangas Barat meminta bantuan masyarakat dan pengunjung media sosial untuk berdonasi. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk

Membayar ganti rugi atau penalti pemutusan kontrak kepada majikan.
Biaya tiket pulang ke Indonesia.
Menutup biaya operasi yang telah dilakukan.
Donasi dapat disalurkan melalui:
Rekening BRI: 0047-01-085009-50-4
Atas nama: Sarkiah
Untuk konfirmasi, masyarakat dapat menghubungi, Bapak Nasri, Ketua RW Rangas Barat, Majene – 0812-4149-8264

Sejumlah pihak berharap pemerintah dan pihak terkait untuk memberikan perhatian serius, menindaklanjuti kasus Ibu Bahira, dan tidak menutup mata terhadap persoalan yang menimpa tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

“semoga berharap ada langkah konkret dari pemerintah agar Ibu Bahira dapat segera pulang, terlindungi, dan berkumpul dengan keluarga.” ujar pihak yg turut prihatin kondisi TKW itu

Penggalangan donasi ini menjadi upaya nyata keluarga untuk membantu Ibu Bahira kembali ke Indonesia. Selain bantuan finansial, masyarakat juga diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi ini agar perhatian publik dan pemerintah meningkat. Rls kamis (26/2/2026)

Foto: Bahira TKW

  • Sorotan Administrasi Pemanfaatan Aset dalam Pembangunan KOPDES di Desa Sulai

    Program Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa. Karena itu, pelaksanaannya tentu patut didukung oleh semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat desa. Namun demikian, percepatan pembangunan program tersebut juga tetap harus memperhatikan prinsip tertib administrasi dalam pengelolaan aset pemerintah daerah. Mengacu pada **Surat Edaran Menteri Dalam Negeri…

  • Aset Pemda Untuk KOPDES Dipertanyakan, DPRD dan BPKAD Didesak Segera Tuntaskan Legalitas Lahan

    Majene-Persoalan status lahan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) di sejumlah desa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan persoalan Legalitas Lahan , BPKAD berikan penjelasan. Setelah sebelumnya mencuat di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, diketahui bahwa tidak hanya satu lokasi yang menggunakan lahan milik pemerintah daerah yang hingga kini belum dihibahkan secara resmi kepada…

  • Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Paruh Waktu Dipastikan Terima THR, Pemkab Siapkan Anggaran Miliaran

    BONE — Kabar menggembirakan datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Bone. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone memastikan para PPPK paruh waktu tetap akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, pada Jumat (6/3/2026). Menurutnya, total penerima THR di lingkungan Pemkab…

  • Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

    Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

    Dampak cuaca ekstrem yang disebut angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai terdata. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 36 rumah mengalami kerusakan di Kelurahan Malunda dan enam rumah di Desa Kayu Angin. Sementara itu, pendataan di wilayah Lamongan Batu masih berlangsung. Sebagai langkah penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…


  • Cuaca Ekstrem Terjang Malunda Puluhan Rumah Rusak, Camat dan Sekcam Turun Langsung Tinjau Rumah Warga Terdampak

    Cuaca Ekstrem Terjang Malunda Puluhan Rumah Rusak, Camat dan Sekcam Turun Langsung Tinjau Rumah Warga Terdampak

    MAJENE – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan suara guntur menggelegar menerjang Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Sabtu (31/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan sejumlah pohon tumbang. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.30–14.40 WITA itu diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Meski relatif singkat, terjangan angin…


  • Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    MAJENE – Pegiat hukum sekaligus Ketua Bidang Investigasi LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar Bulan, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene memberikan penjelasan secara terbuka terkait rekaman suara berdurasi hampir 30 menit yang beredar dan menjadi sorotan publik. Menurut Falar, Kepala Dinas Pendidikan perlu menjelaskan sekaligus memperjelas maksud dari sejumlah pernyataan yang disampaikan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *