Kompak Tanpa Komando di Bulan Puasa, Warga Malunda Bergerak Bantu Korban Kebakaran Galung Tulu

Kompak di Bulan Puasa, Warga Malunda Relakan Waktu dan Tenaga Demi Korban Kebakaran. epedulian terhadap korban kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), terus mengalir. Sejumlah kelompok masyarakat dari Malunda dan sekitarnya menggalang donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan bagi warga terdampak musibah kebakaran tersebut.

Penggalangan donasi dilakukan oleh perwakilan kelompok masyarakat Malunda yang melibatkan unsur pemuda. Aksi kemanusiaan ini berlangsung sejak Minggu hingga Senin sore, dengan menyasar pengguna jalan dan masyarakat umum.

Diketahui, kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, saat shalat tarawih sedang berlangsung menyebabkan satu orang warga meninggal dunia serta 173 orang lainnya kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 35 unit rumah terdampak, dengan 27 di antaranya dilaporkan ludes terbakar.

Hasil dari penggalangan donasi tersebut rencananya akan disalurkan langsung ke lokasi kebakaran di Galung Tulu oleh perwakilan masyarakat Malunda. Bantuan yang terkumpul dikemas dalam bentuk kebutuhan pokok (sembako), peralatan rumah tangga, pakaian layak pakai, serta bantuan lain yang dibutuhkan warga terdampak.

Kelompok masyarakat Malunda dikenal aktif dalam keigiatan sosial dan kemanusiaan. Setiap terjadi musibah atau bencana alam, mereka secara konsisten turun tangan menggalang bantuan sebagai wujud solidaritas antarwarga.

Salah satu penggalang donasi, Kamarudin, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi masyarakat dan kekompakan rekan rakan

“Alhamdulillah, ada sedikit bantuan yang berhasil kami kumpulkan dari masyarakat Malunda dan sekitarnya. Bahkan ada juga saudara-saudara kita dari Tapalang yang ikut menitipkan donasinya melalui basecamp atau sekretariat kami,” ujar Kamarudin saat ditemui di depan SPBU Malunda, Senin sore. *(Rls/epn).**

Foto: Kamaruddin saat terima bantuan dibasecamp dari dusun Manaraya wilayah malunda .

Ia menambahkan, pihaknya berencana segera berangkat menuju Polman untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban kebakaran.

“Rencananya besok kami akan berangkat ke Polman. Untuk teknis keberangkatan, khususnya kendaraan, nanti akan kami bicarakan kembali bersama teman-teman,” kata Kamaruddin yg kerap disapa ikhal putra siang.

EPN Pemberitaan Tanpa Batas

  • Keterbatasan Armada Jenazah di Puskesmas Malunda, Pemerintah Diharapkan Beri Perhatian

    Keterbatasan armada pengangkut jenazah di wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah. Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah adanya warga yang meninggal dunia di Puskesmas Malunda, Senin (28/9/2026).‎‎Pihak keluarga yang tengah berduka membutuhkan kendaraan untuk membawa jenazah ke rumah duka. Namun, hingga saat ini Puskesmas Malunda belum memiliki armada khusus pengangkut jenazah.‎‎Dalam…

  • ‎Ketua DPC APDESI Majene Sesalkan Dugaan Pengeroyokan di Pawai Kuda Maliaya

    ‎Ketua DPC APDESI Kabupaten Majene, Haerudin SH, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mekkatta, menyampaikan keprihatinan atas dugaan pengeroyokan yang terjadi dalam rangkaian kegiatan hataman massal atau pawai kuda di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Minggu 27/9/2026 ‎‎Desa Mekkatta merupakan salah satu desa yang berada di sekitar wilayah tempat kejadian perkara (TKP). Haerudin mengaku…

  • Pick Up Pembawa Ikan Nila Kecelakaan di Jalan Poros Majene-Mamuju, Diduga Sopir Mengantuk

    Sebuah mobil pick up yang mengangkut ikan nila mengalami kecelakaan di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 06.30 WITA. Menurut informasi yang dihimpun dari warga di lokasi, mobil tersebut diketahui berasal dari Sidrap dan dalam perjalanan menuju Topoyo untuk membawa ikan. Kecelakaan terjadi saat mobil pick up…

  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *