TAS WARNA HITAM DIDUGA HILANG DI SPBU MALUNDA, SUPIR ASAL TINAMBUNG LAPOR POLISI

Seorang sopir bernama Taslim, warga Tinambung, melaporkan dugaan kehilangan tas warna hitam miliknya ke Polsek Malunda sekitar pukul 23.00 WITA. selasa (3/3/2026).

Kejadian bermula saat Taslim mengemudikan mobil penumpang dari arah Majene menuju Mamuju. Di dalam kendaraan tersebut terdapat seorang bayi berusia tiga bulan serta beberapa penumpang lainnya, termasuk seorang petugas kejaksaan.

Setibanya di SPBU yang berada di kecamatan malunda kabupaten Majene, Taslim singgah sejenak untuk mencuci muka karena merasa mengantuk. Tas warna hitam tersebut sebelumnya diletakkan di kantong pintu mobil.
Namun setelah melanjutkan perjalanan, tas itu diduga sudah tidak berada di dalam kendaraan.

Menyadari hal tersebut, Taslim kembali ke SPBU Malunda untuk menanyakan kepada petugas yang berjaga, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan tas tersebut.

Karena di dalam tas terdapat dokumen penting dan identitas pribadi serta uang tunai , Taslim memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Malunda guna mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan data.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat respon menyatakan akan menindaklanjuti aduan tersebut dengan melakukan penyelidikan, termasuk upaya memeriksa rekaman CCTV di area SPBU. namun, mengingat saat laporan selesai dibuat pukul 00:15 WITA,

Anggota Polsek Malunda terjun ke TKP, namun SPBU sudah tutup, pemeriksaan CCTV dan langkah lanjutan akan dilakukan keesokan harinya setelah SPBU kembali beroperasi.

Lebih lanjut setelah Taslim resmi membuat aduan ke Polsek malunda, Ia pun melanjutkan perjalanan untuk mengantar penumpang dan mempercayakan perkara tas hilang ke Polsek setempat

Taslim berharap apabila ada warga yang menemukan tas tersebut, kiranya dapat menyerahkannya langsung ke Polsek Malunda. Ia juga menyampaikan akan memberikan imbalan bagi siapa pun yang menemukan dan mengembalikannya.

EPN Pemberitaan Tanpa Batas

  • BPBD Majene Koordinasi Karhutla di Malunda, Bantuan Stimulan Tahap II Kembali Disorot

    MALUNDA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menggelar rapat koordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Malunda, Sabtu (3/10/2026). ‎Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Malunda tersebut dihadiri para kepala desa, lurah, jajaran BPBD Kabupaten Majene, serta anggota pemadam kebakaran.Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD…

  • Sosialisasi dan Simulasi SPAB Digelar di SD Negeri 2 Deking Malunda

    MALUNDA,— SD Negeri 2 Deking, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, menggelar Sosialisasi dan Simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan kebencanaan di tingkat kabupaten yang sebelumnya melibatkan sejumlah sekolah. Pihak sekolah kemudian berinisiatif meminta pendampingan BPBD Kabupaten Majene untuk memberikan sosialisasi sekaligus simulasi kepada guru dan siswa. Dalam…

  • PAUS TERDAMPAR DI PESISIR KASAMBANG, BAU MENYENGAT GANGGU WARGA

    Seekor paus ditemukan terdampar di pesisir pantai Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sabtu pagi. 3 Oktober ‎Paus tersebut ditemukan warga dalam kondisi telah mengeluarkan bau menyengat. Jarak aroma disebut terasa hingga sekitar 4–5 meter dari lokasi bangkai. ‎Warga menduga mamalia laut tersebut merupakan paus sperma, namun jenis paus tersebut masih perlu dipastikan oleh pihak…

  • Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Aksi perampasan kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang perempuan yang akrab disapa Mama I’mang diduga menjadi korban perampasan tas di Karanamu, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (29/10/2026). Berdasarkan kronologi yang dihimpun, dua pria awalnya berteduh di salah…


  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *