Warga Malunda Digegerkan, Bocah 3 Tahun yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Deking

Warga Dusun Manaraya, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang bocah yang diperkirakan berusia sekitar 3–4 tahun, pada Kamis sore, (5/3/2026).

Sebelumnya pukul 14 :00 WITA Warga setempat melaporkan bahwa seorang bocah hilang dan sedang dicari oleh keluarga serta masyarakat sekitar. Pencarian sempat dilakukan oleh warga di sekitar lingkungan tempat tinggal korban, namun hingga sore hari belum membuahkan hasil.

Sekitar pukul 17.00 WITA, seorang pemancing bernama Akip yang berada di sekitar lokasi menemukan sesosok jenazah anak di bawah kolom Jembatan deking . Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan bertelungkup hanyut dibawah arus .

Akip kemudian memanggil warga lainnya untuk memastikan temuan tersebut. Setelah diperiksa, jenazah tersebut ternyata adalah bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang, yang diketahui berinisial (Za).

Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Manaraya, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.

Informasi yang diperoleh dari keluarga korban menyebutkan bahwa ibu kandung korban saat ini sedang dalam kondisi sakit dan sementara dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Majene smentara sang suami ikut mendampingi istirnya yang dirawat di RS.

Aparat kepolisian setempat juga telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga guna melakukan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.(Rls/EPN).

@EPN

BeritaTanpa batas

  • Bocah di Malunda Meninggal Dunia Tersambar Petir Saat Mandi di Laut

    Duka menyelimuti kecamatan Malunda, Seorang anak berusia 10 tahun, yang diketahui masih duduk di bangku kelas 4 SD, dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir di lingkungan Karewaca , Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Senin, 4 Mei, sekitar pukul 15.30 WITA. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama beberapa temannya sedang mandi…

  • Polsek Malunda Redam Kasus Guru-Siswa, Damai Tercapai Konflik Ditutup Dengan Bermartabat

    Rabu, 29 April 2026, Sekitar pukul 20:30 Wita, pihak Polsek Malunda Resor Mejene, memfasilitasi proses mediasi antara orang tua siswa dan pihak sekolah terkait kasus dugaan penganiayaan yang sebelumnya mencuat di lingkungan SMP Negeri 1 Malunda. Mediasi tersebut dihadiri langsung oleh kepala sekolah beserta jajaran guru, orang tua siswa, serta melibatkan tokoh masyarakat setempat sebagai…

  • ‎Dugaan Penganiayaan Siswa oleh Oknum Guru di SMPN 1 Malunda, Kasus Dilaporkan ke Polisi

    Seorang siswa bernama Muhammad Revan, warga Kaloran, Kecamatan Malunda, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum guru di lingkungan SMP Negeri 1 Malunda. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada hari Senin 27/4/2026, usai pelaksanaan upacara bendera di area sekolah.‎‎Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang guru perempuan mencukur rambut Revan karena dianggap terlalu panjang. Namun, dalam…

  • Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    MAJENE – Pegiat hukum sekaligus Ketua Bidang Investigasi LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar Bulan, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene memberikan penjelasan secara terbuka terkait rekaman suara berdurasi hampir 30 menit yang beredar dan menjadi sorotan publik. Menurut Falar, Kepala Dinas Pendidikan perlu menjelaskan sekaligus memperjelas maksud dari sejumlah pernyataan yang disampaikan…


  • Cuaca Ekstrem Mengamuk Di Malunda Puluhan Rumah Warga Rusak

    Cuaca  Ekstrem  Mengamuk Di Malunda Puluhan  Rumah Warga Rusak

    CUACA EKSTREM MENGAMUK DI MALUNDA, PULUHAN RUMAH RUSAK, WARGA MINTA BPBD TURUN TANGAN MAJENE, — Warga Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilanda kepanikan setelah hujan deras yang disertai angin kencang dan suara guntur menggelegar menerjang wilayah tersebut, Sabtu (31/10/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.40 WITA itu berlangsung kurang lebih 30 menit. Meski relatif…


  • Gaji PPPK Mulai Masuk Rekening, Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu di Majene Masih Menunggu Kepastian

    Gaji PPPK Mulai Masuk Rekening, Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu di Majene Masih Menunggu Kepastian

    MAJENE – Aksi unjuk rasa mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) terkait tambahan anggaran daerah dan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berujung pada dialog bersama pimpinan dan anggota DPRD. Subhan sebagai Korlap aksi. Usai menyampaikan orasi, massa aksi melakukan dialog dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, serta sejumlah…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *