Kasus Pemukulan dan Pembakaran Motor di Malunda Berakhir Damai, Polsek Fasilitasi Mediasi Kedua Pihak

Majene — Perkembangan terbaru terkait insiden pemukulan yang berujung pada pembakaran dua unit sepeda motor di Dusun Lombong, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, akhirnya menemui titik terang.

Melalui upaya penyelesaian secara kekeluargaan yang difasilitasi oleh pihak kepolisian, kedua pihak yang sebelumnya berselisih kini sepakat mengakhiri persoalan tersebut secara damai.

Proses mediasi berlangsung pada Jumat malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WITA di Mapolsek Malunda. Pertemuan tersebut mempertemukan pihak-pihak yang sebelumnya terlibat dalam insiden yang terjadi pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026 di wilayah Dusun Lombong.

Dalam proses penyelesaian tersebut, kedua belah pihak hadir bersama keluarga masing-masing serta sejumlah saksi. Turut pula hadir Pemerintah Desa Lombong, di antaranya Kepala Desa Lombong, Kepala Dusun Lombong, serta Kepala Dusun Lembang Deking sebagai bentuk dukungan pemerintah desa dalam membantu penyelesaian persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Mediasi berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan. Setelah melalui pembicaraan bersama, kedua pihak akhirnya sepakat untuk mengakhiri perselisihan tersebut secara damai.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing pihak saling menyampaikan permintaan maaf serta menyatakan penyesalan atas peristiwa yang telah terjadi. Mereka juga berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat menimbulkan pelanggaran hukum di kemudian hari.

Selain itu, kedua pihak juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Lombong serta jajaran Polsek Malunda yang telah memfasilitasi pertemuan hingga tercapainya kesepakatan damai.

Kapolsek Malunda IPTU Antonius B menjelaskan bahwa proses mediasi yang dilakukan merupakan keinginan bersama dari kedua belah pihak dan keluarga mereka untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama pemerintah desa hanya berperan sebagai pihak yang menjembatani komunikasi agar masalah yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik tanpa memperpanjang konflik di tengah masyarakat.

Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, diharapkan hubungan sosial antar warga dapat kembali terjalin dengan baik serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Malunda tetap terjaga.

© EPN

Pemberitaan Tanpa Batas

  • KORMI Makassar Dilaporkan ke Kejati Sulsel, Diduga Ada Penyimpangan Dana Hibah Rp1,5 Miliar

    MAKASSAR, 18 September 2026 — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah Pemerintah Kota Makassar sekitar Rp1,5 miliar Tahun Anggaran 2025. Laporan tersebut disampaikan oleh Gerakan Revolusi Hukum (GRH) melalui Ketua M. Ishadul, S.H., didampingi Ketua Aliansi Pemuda Anti…

  • Pegawai SPPG Ulumanda Jatuh Saat Antar MBG ke Sekolah, Kondisi Jalan Rusak Kembali Disorot

    Seorang pegawai SPPG Kecamatan Ulumanda mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas mengantarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu sekolah di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai tersebut terjatuh bersama kendaraan yang dikendarainya ketika melintasi akses jalan menuju salah satu sekolah di wilayah Desa Kabiraan. Kejadian tersebut…

  • Dua Dusun, Satu Masjid, Satu Semangat: Maulid Nabi Muhammad SAW Bawa Sejuta Manfaat

    SULAI, — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, tahun ini tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Warga dari dua dusun, yakni Dusun Parihuang dan Dusun Kasambi, bersatu dalam satu rangkaian kegiatan yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Parihuang, Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema “Merawat Cinta kepada Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah, Menebarkan…

  • Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    Rekaman Dugaan Jatah Proyek Revitalisasi untuk APH Beredar, NCW Tantang Kejaksaan Buka Suara

    MAJENE – Pegiat hukum sekaligus Ketua Bidang Investigasi LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Wahab, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene memberikan penjelasan secara terbuka terkait rekaman suara berdurasi hampir 30 menit yang beredar dan menjadi sorotan publik. Menurut Falar, Kepala Dinas Pendidikan perlu menjelaskan sekaligus memperjelas maksud dari sejumlah pernyataan yang disampaikan dalam…


  • Cuaca Ekstrem Mengamuk Di Malunda Puluhan Rumah Warga Rusak

    Cuaca  Ekstrem  Mengamuk Di Malunda Puluhan  Rumah Warga Rusak

    CUACA EKSTREM MENGAMUK DI MALUNDA, PULUHAN RUMAH RUSAK, WARGA MINTA BPBD TURUN TANGAN MAJENE, — Warga Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilanda kepanikan setelah hujan deras yang disertai angin kencang dan suara guntur menggelegar menerjang wilayah tersebut, Sabtu (31/10/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.40 WITA itu berlangsung kurang lebih 30 menit. Meski relatif…


  • Gaji PPPK Mulai Masuk Rekening, Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu di Majene Masih Menunggu Kepastian

    Gaji PPPK Mulai Masuk Rekening, Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu di Majene Masih Menunggu Kepastian

    MAJENE – Aksi unjuk rasa mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) terkait tambahan anggaran daerah dan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berujung pada dialog bersama pimpinan dan anggota DPRD. Subhan sebagai Korlap aksi. Usai menyampaikan orasi, massa aksi melakukan dialog dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, serta sejumlah…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *