Di Saat Generasi Tergerus Zaman, Remaja Banua Justru Cetak Penghafal Al-Qur’an

Bukan sekadar seremoni tahunan, Festival Ramadhan Selasa, 17, Maret 2026 di Masjid Nurul Huda Banua, kecamatan malunda ,kabupaten majene, tampil sebagai ruang pembinaan generasi muda yang nyata dan berdampak.

Digagas oleh remaja masjid, kegiatan ini menjelma menjadi simbol kebangkitan semangat keislaman di tengah masyarakat.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, festival ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga sarat dengan nilai edukasi dan pembentukan karakter. Berbagai lomba islami digelar, mulai dari hafalan surat pendek, praktik sholat, hingga cerdas cermat islami, semuanya dirancang bukan sekadar untuk kompetisi, tetapi sebagai pondasi membentuk generasi yang cinta ibadah dan Al-Qur’an sejak usia dini.

Antusiasme masyarakat menjadi energi utama terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan penuh orang tua, serta kerja kolektif remaja masjid sebagai panitia, menunjukkan bahwa pembinaan generasi bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan gerakan bersama yang hidup di tengah masyarakat.

Ketua pembangunan Masjid Nurul Huda Banua, Sukardi, menegaskan bahwa festival ini memiliki nilai lebih dari sekadar perlombaan.

“Ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi bagaimana kita menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan ibadah. Inilah investasi jangka panjang kita,” ujarnya.

Festival ini kini bukan lagi sekadar agenda Ramadhan, melainkan telah berkembang menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi Islami yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter kuat.

Dengan konsistensi pelaksanaan yang mulai terbangun, Festival Ramadhan di Masjid Nurul Huda Banua diharapkan terus tumbuh menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat ukhuwah islamiyah, tetapi juga menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah derasnya arus zaman.

©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Konsultasi Publik Digelar, Dinkes Majene Apresiasi Lompatan Pelayanan Puskesmas Ulumanda

    UPTD Puskesmas Ulumanda menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Kantor Kecamatan Ulumanda, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm., didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, sejumlah kepala bidang, Camat Ulumanda, unsur masyarakat, tokoh desa, organisasi masyarakat sipil, media, serta para pengguna layanan kesehatan. Forum tersebut menjadi wadah…

  • Kasus Demam di Lombong Timur Jadi Sorotan, Puskesmas Turun Tangan: Warga Dihimbau Stop Konsumsi Air Mentah

    ‎Puskesmas Malunda Beri Penjelasan Terkait Kasus Demam di Lombong Timur, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Terapkan PHBS Menanggapi informasi mengenai meningkatnya warga yang mengalami keluhan demam di Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pihak Puskesmas Malunda memberikan penjelasan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. ‎Kepala Puskesmas…

  • Sopir dan Keluarga Korban Berdamai Diam-diam, Polisi Sempat Kesulitan Telusuri Kasus Lakalantas di Salutambung

    MAJENE – Seorang perempuan bernama Pesu (57) yang menurut keluarga Menderita Gangguan mental, warga Dusun salututambung, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, menjadi korban kecelakaan lalu lintas setelah diduga ditabrak sebuah mobil saat berjalan kaki menuju sungai di belakang masjid di dusun liba’ Desa salutuambung , Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.‎‎Menurut keterangan keluarga, korban…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *