‎Dua Lembaga BPD Bersatu di Majene, Safri Bolong Jadi Motor Penggerak Halal Bihalal yang Penuh Makna

MAJENE — Kolaborasi dua lembaga besar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Majene, yakni PABPDSI dan Forum BPD, mewarnai pelaksanaan halal bihalal antar anggota BPD se-Kabupaten Majene yang digelar di Rumah Makan Trans, Desa Bonde, Rabu (15 April 2026).


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, namun juga berkembang menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai unsur BPD dalam satu ruang dialog terbuka.

‎Meski Ketua Forum BPD Kabupaten Majene, Munir Air, berhalangan hadir, jajaran pengurus Forum BPD tetap mengambil peran aktif. Kehadiran Salamundin sekretaris Forum bersama sejumlah petinggi forum lainnya memastikan jalannya kegiatan tetap solid, bahkan mampu menghadirkan suasana halal bihalal yang produktif dan berorientasi pada penguatan kelembagaan.

‎Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam kegiatan ini adalah Ketua Pimpinan Cabang PABPDSI Kabupaten Majene, Muhammad Safri Bolong. Perannya terlihat dominan sebagai motor penggerak kegiatan, mulai dari konsolidasi peserta hingga pengemasan acara yang berlangsung hangat namun tetap terarah.

‎Safri Bolong bahkan merangkaikan momentum halal bihalal dengan perayaan ulang tahun, yang secara tidak langsung memperkuat kedekatan emosional antar anggota BPD. Sentuhan tersebut membuat kegiatan tidak hanya formal, tetapi juga hidup dan penuh kebersamaan hingga berlangsung sampai malam hari.

‎Di sisi lain, kehadiran anggota BPD Pergantian Antar Waktu (PAW) yang baru dilantik turut memberi warna tersendiri. Mereka sebelumnya telah mengikuti pembinaan dan bimbingan teknis (Bimtek) di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Majene, sehingga forum ini menjadi ruang awal untuk beradaptasi sekaligus menyerap dinamika lapangan.

‎Rombongan dari Dinas PMD Kabupaten Majene juga turut hadir dan terlibat langsung dalam sesi diskusi. Berbagai keluhan dan tantangan yang dihadapi anggota BPD dalam menjalankan tugas disampaikan secara terbuka, menjadikan forum ini tidak hanya seremonial, tetapi juga sarat substansi.

‎Kegiatan ini menjadi penanda penting bahwa sinergi antara PABPDSI dan Forum BPD bukan sekadar simbolik, melainkan langkah nyata dalam memperkuat posisi BPD sebagai pilar pengawasan dan mitra strategis pemerintah desa di Kabupaten Majene.

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Kasus Demam di Lombong Timur Jadi Sorotan, Puskesmas Turun Tangan: Warga Dihimbau Stop Konsumsi Air Mentah

    ‎Puskesmas Malunda Beri Penjelasan Terkait Kasus Demam di Lombong Timur, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Terapkan PHBS Menanggapi informasi mengenai meningkatnya warga yang mengalami keluhan demam di Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pihak Puskesmas Malunda memberikan penjelasan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. ‎Kepala Puskesmas…

  • Sopir dan Keluarga Korban Berdamai Diam-diam, Polisi Sempat Kesulitan Telusuri Kasus Lakalantas di Salutambung

    MAJENE – Seorang perempuan bernama Pesu (57) yang menurut keluarga Menderita Gangguan mental, warga Dusun salututambung, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, menjadi korban kecelakaan lalu lintas setelah diduga ditabrak sebuah mobil saat berjalan kaki menuju sungai di belakang masjid di dusun liba’ Desa salutuambung , Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.‎‎Menurut keterangan keluarga, korban…

  • Sulai FC Tumbangkan Fantasy FC, Bukti Kekuatan Putra Daerah Tak Kalah dari Tim Bertabur Transferan!

    Sulai FC sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Fantasy FC dalam laga Turnamen Gasebo Cup yang berlangsung sengit di Lapangan Mekatta.sabtu (4/7/2026) ‎Laga berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan, namun kokohnya pertahanan Sulai FC membuat Fantasy FC kesulitan menciptakan peluang berbahaya. ‎Kebuntuan akhirnya pecah pada penghujung babak kedua. Berawal…

  • Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Aksi perampasan kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang perempuan yang akrab disapa Mama I’mang diduga menjadi korban perampasan tas di Karanamu, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (29/10/2026). Berdasarkan kronologi yang dihimpun, dua pria awalnya berteduh di salah…


  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *