‎62 Desa di Majene “Kering” Operasional, ADD Tak Kunjung Cair hingga Akhir April

Majene — Memasuki akhir April, sebanyak 62 desa di Kabupaten Majene masih belum merasakan pencairan Biaya Operasional Pemerintah Desa (BOP) yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Kondisi ini memicu keluhan serius dari para kepala desa, karena roda pemerintahan di tingkat desa mulai tersendat. Sabtu, 25 April 2026.

‎Padahal, dalam Peraturan Bupati (Perbup) secara tegas disebutkan bahwa pencairan ADD dilakukan setiap tiga bulan. Namun fakta di lapangan berkata lain tak satu pun desa yang mampu merealisasikan belanja operasional hingga saat ini.

‎Seorang kepala desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Namun hingga kini, belum ada kejelasan kapan dana tersebut akan dicairkan.

‎“Semua berkas sudah lengkap, sudah kami penuhi sesuai aturan. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pencairan. Kami ini kerja pakai apa?” ujarnya dengan nada kecewa.

‎Keterlambatan ini bukan sekadar persoalan teknis. Dampaknya langsung terasa pada penyelenggaraan pemerintahan desa. BOP yang seharusnya menjadi penopang utama operasional justru mandek, menghambat pelayanan kepada masyarakat serta aktivitas pemerintahan sehari-hari.

‎upaya konfirmasi kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majene melalui sambungan telepon juga belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar, di mana letak hambatan sebenarnya? Jika regulasi sudah jelas, administrasi telah rampung, lalu apa yang mengganjal?

‎Pemerintah daerah dituntut segera memberikan kepastian. Sebab, desa bukan sekadar objek administrasi melainkan garda terdepan pelayanan publik. Ketika operasional desa lumpuh, maka yang terdampak bukan hanya perangkat desa, tetapi seluruh masyarakat.***

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • KORMI Makassar Dilaporkan ke Kejati Sulsel, Diduga Ada Penyimpangan Dana Hibah Rp1,5 Miliar

    MAKASSAR, 18 September 2026 — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah Pemerintah Kota Makassar sekitar Rp1,5 miliar Tahun Anggaran 2025. Laporan tersebut disampaikan oleh Gerakan Revolusi Hukum (GRH) melalui Ketua M. Ishadul, S.H., didampingi Ketua Aliansi Pemuda Anti…

  • Pegawai SPPG Ulumanda Jatuh Saat Antar MBG ke Sekolah, Kondisi Jalan Rusak Kembali Disorot

    Seorang pegawai SPPG Kecamatan Ulumanda mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas mengantarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu sekolah di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai tersebut terjatuh bersama kendaraan yang dikendarainya ketika melintasi akses jalan menuju salah satu sekolah di wilayah Desa Kabiraan. Kejadian tersebut…

  • Dua Dusun, Satu Masjid, Satu Semangat: Maulid Nabi Muhammad SAW Bawa Sejuta Manfaat

    SULAI, — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, tahun ini tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Warga dari dua dusun, yakni Dusun Parihuang dan Dusun Kasambi, bersatu dalam satu rangkaian kegiatan yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Parihuang, Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema “Merawat Cinta kepada Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah, Menebarkan…

  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…


  • Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    MAJENE — Dugaan setoran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pembayaran, pihak-pihak yang terkait, serta pertanggungjawaban dana tersebut. Jumat 23 (Oktober 2026) ‎‎Informasi ini berasal dari keterangan Ilham, yang mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Menurut pengakuannya, uang sebesar…


  • GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    MAKASSAR — Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Revolusi Hukum (DPD GRH) Sulawesi Selatan, M. Ishadul Islami Akbar, S.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Ia menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tegas, dan tanpa pandang bulu, termasuk dengan membongkar jaringan bandar besar serta menelusuri aset yang…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *