‎Bukan Mobil Box Kuning, Juga Bukan Mobil Box Putih!. Polisi Masih Buru Pelaku Tabrak Lari Misterius.

Terkait perkembangan kasus dugaan tabrak lari yang terjadi di wilayah Salletto, Kabupaten Mamuju pagi, senin (11/5/2026), yang sebelumnya sempat disebut terjadi di Taludu, aparat kepolisian terus melakukan penelusuran terhadap sejumlah kendaraan yang dicurigai terlibat.
‎
‎Kurang lebih satu jam setelah kejadian, anggota Polsek Malunda sempat memeriksa sebuah mobil box berwarna kuning yang melintas di Kecamatan Malunda. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut tidak terbukti terlibat dan sopirnya dipersilakan melanjutkan perjalanan.
‎
‎Pada sore harinya, Unit Laka Satlantas Polres Mamuju kembali melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil box berwarna putih di kawasan Jembatan Bolong.
‎
‎Kendaraan tersebut sebelumnya juga sempat diduga terkait dengan insiden tabrak lari yang kini masih dalam proses penyelidikan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, kendaraan tersebut juga tidak terbukti sebagai pelaku tabrak lari.
‎
‎ “Barusan Unit Laka Polres Mamuju ke Jembatan Bolong periksa itu mobil yang diduga. Dan hasilnya bukan itu,” ujar salah satu anggota kepolisian.
‎
‎Pemilik akun bernama Ikhsan D’jail , yang diketahui merupakan sopir kendaraan tersebut, juga telah memberikan keterangannya melalui komentar di media sosial bahwa dirinya telah diperiksa langsung oleh pihak kepolisian terkait dugaan tersebut.
‎
‎Dengan adanya perkembangan ini, perlu dipahami bahwa proses penyelidikan kepolisian masih terus berjalan. Setiap informasi yang muncul di publik akan ditelusuri dan diperiksa satu per satu oleh aparat untuk memastikan fakta sebenarnya sebelum menetapkan pihak yang terlibat.
‎
Kami mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru memvonis ataupun menyerang pihak tertentu di media sosial sebelum adanya keterangan resmi dan hasil akhir dari proses penyelidikan kepolisian.
‎
‎Tahapan penyelidikan dalam kasus kecelakaan lalu lintas memang membutuhkan waktu, mulai dari pemeriksaan saksi, penelusuran CCTV, pemeriksaan kendaraan yang dicurigai, hingga pengumpulan alat bukti lainnya untuk memastikan identitas pelaku sebenarnya.
‎
‎Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Mekatta, Muhammad Haerudin, menyebut korban yang merupakan warganya saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Mamuju. Ia berharap pelaku tabrak lari dapat segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib serta menemui pihak keluarga korban sebagai bentuk itikad baik.
‎
‎“Kami harap pelaku ini dapat menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan menemui pihak keluarga. Karena kami dari pihak keluarga tidak akan melakukan tindakan yang melawan hukum,” ujar Haerudin saat dikonfirmasi.
‎
‎Untuk perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan kepolisian maupun hasil penelusuran kami selaku media, akan terus kami konfirmasi dan sampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS

‎
‎

  • Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aliran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dalam pemberitaan Teluk Mandar yang terbit pada 24 Oktober 2026, Ardiansyah membantah keterlibatan dirinya bersama Bupati Majene dalam dugaan aliran dana tersebut. Klarifikasi itu…

  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…

  • Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    MAJENE — Dugaan setoran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pembayaran, pihak-pihak yang terkait, serta pertanggungjawaban dana tersebut. Jumat 23 (Oktober 2026) ‎‎Informasi ini berasal dari keterangan Ilham, yang mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Menurut pengakuannya, uang sebesar…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *