‎SSB Tasinara Tembus Final PRA PIALA PRESIDEN MAMUJU 2026, Jadi Runner Up Sulawesi Barat

Atmosfer panas sepak bola usia dini mengguncang lapangan di Kabupaten Mamuju dalam ajang PRA PIALA PRESIDEN MAMUJU 2026 kategori usia 10 dan 12 tahun, Kamis,(14 Mei 2026).
‎
‎Sorotan tajam tertuju kepada SSB Tasinara Malunda, satu-satunya wakil dari Kabupaten Majene yang berhasil menembus partai puncak kategori U-12 dan membawa harum nama daerah di level Provinsi Sulawesi Barat.
‎
‎Di laga final yang berlangsung penuh tensi dan semangat juang tinggi, SSB Tasinara harus mengakui ketangguhan tuan rumah setelah tumbang dari Boldozer dengan skor 2-0.

Meski gagal mengangkat trofi juara, perjuangan anak-anak Malunda tetap mendapat apresiasi besar dari masyarakat dan pecinta sepak bola usia dini.
‎
‎SSB Tasinara resmi keluar sebagai Runner Up PRA PIALA PRESIDEN MAMUJU 2026 kategori U-12. Prestasi ini dinilai sangat luar biasa karena mampu bersaing hingga final melawan tim-tim kuat se-Sulawesi Barat.
‎
‎Sementara itu, pada kategori U-10, SSB Tasinara Malunda harus terhenti di babak 8 besar. Namun semangat juang para pemain muda tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malunda.

‎Pembina sekaligus pelatih SSB Tasinara, Subri, S.Pd., menyebut keberhasilan ini bukan hanya milik tim, tetapi milik seluruh masyarakat Malunda.
‎
‎“Prestasi ini adalah milik masyarakat Malunda. Terima kasih atas dukungan para orang tua, masyarakat, dan kegigihan para atlet yang terus berlatih tanpa menyerah,” ujar Subri.
‎
‎Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Majene yang terus memberi semangat terhadap perkembangan sepak bola usia dini di daerah.
‎
‎Keberhasilan SSB Tasinara menjadi bukti bahwa talenta muda dari pelosok daerah mampu bersaing di level provinsi. Kekalahan di final bukan akhir perjuangan, melainkan awal lahirnya generasi pesepak bola masa depan dari tanah Malunda*

‎©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Lebaran Berubah Jadi Arena Balap Liar, Pemuda di Ulidang Nyaris Bentrok

    Balap liar motor kembali terjadi di Desa Ulidang, Kecamatan Tamerodo sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, tepatnya pada sore momen Hari Raya Idul Adha, Selasa 27 Mei 2026.‎‎Tradisi adu kecepatan kendaraan ini disebut-sebut sudah menjadi kebiasaan sebagian anak muda setiap momen lebaran, baik Idul Adha maupun Idul Fitri.‎‎Lokasi yang memiliki jalan lurus cukup panjang kerap dijadikan…

  • ‎Pemerintah Desa Lombang Timur Bangun Rabat Beton 236 Meter di Tengah Pengurangan Dana Desa

    Majene — Pemerintah Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa. Senin, (25-5-2026) Di tengah pengurangan anggaran Dana Desa, Pemerintah Desa Lombang Timur tetap merealisasikan pembangunan rabat beton sepanjang 236 meter dengan lebar 3 meter sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. ‎Pembangunan…

  • Komisi III DPRD Majene Semprot Keras Pelayanan Puskesmas Sendana I

    Majene, Senin (25/5/2026) — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majene, Sudirman, menyampaikan keprihatinan dan kritik keras terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Sendana I dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dinas Kesehatan dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majene. Dalam forum tersebut, Sudirman menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian dan pembenahan agar…

  • Pemdes Sulai Gelar Musyawarah Perubahan APBDes 2026, Anggaran Siltap Dialihkan‎

    Pemdes Sulai Gelar Musyawarah Perubahan APBDes 2026, Anggaran Siltap Dialihkan‎

    Pemerintah Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, menggelar musyawarah perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dihadiri pendamping desa, para kepala dusun, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Jumat, (30/10/2026). ‎‎Dalam musyawarah tersebut, salah satu pembahasan utama adalah pergeseran anggaran penghasilan tetap (siltap) yang sebelumnya dialokasikan untuk…


  • Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Aksi perampasan kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang perempuan yang akrab disapa Mama I’mang diduga menjadi korban perampasan tas di Karanamu, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (29/10/2026). Berdasarkan kronologi yang dihimpun, dua pria awalnya berteduh di salah…


  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *