Kelangkaan Solar Ancam Aktivitas Petani dan Nelayan di Majene.

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar mulai dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas pertanian maupun perikanan masyarakat yang saat ini tengah memasuki musim penting.
‎
‎Informasi tersebut turut disampaikan Camat Malunda melalui grup komunikasi masyarakat. Dalam pesannya, disebutkan bahwa warga di wilayah Lombong, Malunda, hingga Banua yang berencana turun sawah mengalami kesulitan mendapatkan solar untuk kebutuhan operasional traktor.
‎
‎“INFO DR MASY. LOMBONG DAN MALUNDA BANUA RENCANA TURUN SAWAH NAMUN BBM SOLAR LANGKA ATAU TDK ADA TERSEDIA. TLG PAK KOORDINATOR BISA DIKOMUNIKASIKAN DINAS TERKAIT AGAR DPT PENANGANANX AGAR PIHAK PENGELOLA TRAKTOR DOT SEGERA TURUN SAWAH,” demikian isi pesan yang beredar.
‎
‎Kelangkaan solar ini dinilai dapat berdampak serius terhadap jadwal pengolahan lahan pertanian warga. Jika tidak segera ditangani, para petani khawatir proses turun sawah akan tertunda, sementara musim tanam terus berjalan.
‎
‎Tak hanya sektor pertanian, kondisi serupa juga mulai dirasakan para nelayan di perairan Kabupaten Majene. Minimnya pasokan solar membuat sebagian nelayan terancam tidak dapat melaut karena keterbatasan bahan bakar untuk perahu mereka.
‎
‎Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama dinas terkait segera mengambil langkah cepat guna memastikan distribusi solar kembali normal, terutama bagi kebutuhan masyarakat kecil seperti petani dan nelayan yang sangat bergantung pada BBM subsidi tersebut.
‎
‎Kelangkaan solar sendiri belakangan menjadi perhatian di berbagai daerah di Indonesia. Ombudsman RI sebelumnya juga menyoroti persoalan distribusi solar subsidi yang dinilai masih kerap menimbulkan antrean dan keluhan masyarakat di sejumlah wilayah.
‎
‎Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM menyatakan Indonesia menargetkan penghentian impor solar pada tahun 2026 seiring Camat Malunda Soroti Kelangkaan Solar, Petani dan Nelayan Majene Terancam Lumpuh
‎
‎Minggu, (7 -5-2026).

©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Satu Warga Meninggal, 173 Orang Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Polman

    epnmediaonline-Musibah kebakaran hebat terjadi di tengah suasana Ramadan, saat warga sedang melaksanakan Salat Tarawih. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 20.30 Wita, di permukiman warga Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Api tiba-tiba berkobar dan dengan cepat melahap rumah-rumah warga di kawasan permukiman padat tersebut.…

  • Air Mata Petani Coklat di Malunda Harga Anjlok Jelang Panen, Tangis dan Doa Sarman Terdengar dari Kebun

    Menjelang musim panen, air mata justru tumpah di kebun coklat. Seorang petani coklat asal Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat tak kuasa menahan tangis akibat anjloknya harga coklat di tingkat petani. Sabtu, (28/2/2026), Petani tersebut bernama Sarman, pemilik akun Facebook Sarman Alakdarnya. Selama ini, Sarman dikenal sebagai sosok petani yang kerap…

  • Uang Tercecer di Jalan Ternyata Milik Pedagang Sayur di Malunda

    Uang tunai yang sebelumnya ditemukan tercecer di jalan, pada Jumat malam 27/2/2026, di Malunda sekitar pukul 20:30 WITA, dalam sebuah kantong plastik dan diamankan oleh Polsek Malunda akhirnya diketahui pemiliknya. Berdasarkan hasil konfirmasi, uang tersebut merupakan milik salah satu pengusaha sekaligus pedagang sayur di Malunda, Bapak Wiwi, yang ditemui di kediaman sekaligus toko usahanya. Bapak…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *