Semalaman Hanyut di Laut, Jaket yang Diikat Jadi Penyelamat Nyawa Nelayan Asal Lombong

Suardi, nelayan asal Dusun Bonde, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, yang sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Rompo, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

‎Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Suardi berangkat melaut pada Rabu (10/6/2026) dini hari untuk menangkap ikan baby tuna di wilayah Rompo, sekitar 20 mil dari bibir pantai.

Namun saat hendak kembali ke daratan sekitar waktu Zuhur, perahu sandek jenis katinting yang digunakannya mengalami kerusakan pada bagian blok kipas mesin sehingga tidak dapat berfungsi normal.Upaya perbaikannya tdk membuahkan hasil, bahkan menafaatakn potongan bambu untuk blok juga gagal.

‎Akibat kerusakan tersebut,  perahu hanyut terbawa arus laut ke arah barat. Dalam kondisi darurat dan tanpa membawa dayung, Suardi berusaha menyelamatkan diri dengan mendayung menggunakan penutup gabus yang ada di perahunya.

Setelah berjuang melawan arus, ia berhasil mencapai sebuah rompong ikan yang berada cukup jauh di tengah laut. Karena tidak memiliki tali, Suardi menggunakan tali pancing untuk mengikat perahunya pada rompong tersebut agar tidak kembali hanyut.

‎Selama bertahan di tengah laut, Suardi mengandalkan hasil tangkapannya untuk bertahan hidup. Ia bahkan membakar ikan menggunakan panas dari bagian mesin dan knalpot perahu yang masih menyala, meskipun sistem penggeraknya mengalami kerusakan.

‎Saat malam tiba, Suardi memasang tiang darurat dan mengikat jaketnya sebagai penanda agar lebih mudah terlihat dari kejauhan. Setelah semalaman bertahan di tengah laut, keberadaannya akhirnya diketahui pada Kamis pagi oleh sejumlah nelayan yang melakukan pencarian.

‎Berkat tanda jaket yang dipasang pada perahunya, Suardi berhasil ditemukan oleh nelayan yang berasal dari wilayah Toko dan memang sengaja mencari keberadaannya. Setelah ditemukan, perahu Suardi kemudian digandeng menuju daratan.


Kedatangan Suardi disambut haru oleh keluarga, kerabat, dan warga yang sejak sehari sebelumnya diliputi kecemasan. Tangis bahagia pecah saat nelayan tersebut akhirnya kembali dengan selamat setelah sempat dinyatakan hilang kontak di tengah laut.

‎Peristiwa ini menjadi bukti ketangguhan seorang nelayan dalam menghadapi kondisi darurat di laut serta pentingnya solidaritas sesama nelayan yang turut membantu proses pencarian hingga Suardi berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

‎Setelah Suardi ditemukan dalam keadaan selamat, tim SAR, PSC yang telah bergerak menuju lokasi pencarian menghentikan operasinya dan kembali ke pos masing-masing.

Keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, pihak kepolisian, pemerintah setempat, para nelayan, dan seluruh warga yang telah membantu serta mendoakan hingga Suardi berhasil ditemukan dan kembali dengan selamat.**
©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS
‎

  • Sempat Hilang Diterjang Badai, Tiga Nelayan Asal Malunda Pulang Selamat Disambut Tangis Haru Keluarga

    Tiga Nelayan Asal Malunda yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak sejak dini hari, Rabu 20 Mei 2026, akhirnya kembali dengan selamat setelah sempat terombang-ambing akibat cuaca buruk ekstrem di perairan pesisir Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.‎‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketiga nelayan tersebut diduga terbawa badai dan arus hingga mencapai perairan Somba. Setelah berjuang di tengah…

  • ‎BUMDes Desa Sulai Dievaluasi, BPD dan Pemdes Soroti Tata Kelola dan Kepercayaan Masyarakat

    Pemerintah Desa Sulai bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar forum evaluasi terhadap pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sulai.  Selasa, (19- mei-2026) ‎Kegiatan tersebut yang dihadiri Pendamping desa, dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa dan BPD dalam memastikan pengelolaan BUMDes tetap berjalan sesuai aturan, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa. ‎Dalam forum evaluasi…

  • ‎Kamarudin dan Warga Bergerak, Pekuburan Islam Sasende Malunda Kini Tak Lagi Gelap dan Kekurangan Air‎

    Partisipasi dan kepedulian masyarakat Kecamatan Malunda, Kab majene kembali terlihat melalui inisiatif pengadaan fasilitas air dan penerangan di Pekuburan Islam Sasende, Lingkungan Banua, Kecamatan Malunda.‎‎Program tersebut diprakarsai serta dikoordinatori oleh Kamarudin bersama warga dengan cara menggalang kontribusi dan donasi masyarakat demi memastikan kebutuhan dasar di area pekuburan dapat terpenuhi dengan baik.‎“Setelah melalui proses , Alhamdulillah,…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *