Inspektorat Majene Bongkar Satu per Satu Dugaan Persoalan di PKM Sendana

MAJENE,– Inspektorat Kabupaten Majene kini tengah menaruh perhatian serius terhadap berbagai dugaan permasalahan yang mencuat di Puskesmas (PKM) Sendana 1. Sejumlah isu yang menjadi sorotan publik saat ini sedang ditelusuri dan didalami secara bertahap oleh tim pemeriksa.


Kepala Inspektorat Kabupaten Majene, Kasman, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026), menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung dan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan setiap informasi yang berkembang diuji berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


“Hingga saat ini masih dalam tahap penelusuran dan pendalaman oleh tim kami. Setiap dugaan permasalahan akan diperiksa satu per satu secara cermat,” ujar Kasman.


Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Inspektorat, kata dia, berkomitmen mengusut setiap informasi melalui pemeriksaan dokumen, klarifikasi kepada pihak terkait, hingga pengumpulan data pendukung.


Kasman menegaskan, proses tersebut tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena setiap temuan harus diverifikasi secara mendalam sebelum ditarik kesimpulan.


“Kami ingin memastikan seluruh hasil pemeriksaan benar-benar berdasarkan fakta dan data yang valid. Karena itu, semua akan didalami satu per satu,” jelasnya.


Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung, tim Inspektorat akan menyusun laporan hasil pemeriksaan untuk disampaikan kepada pimpinan sebagai dasar pengambilan keputusan dan langkah lanjutan.


Ia juga memastikan bahwa Inspektorat akan menjalankan fungsi pengawasan secara independen tanpa intervensi pihak mana pun.


“Setelah ada hasil dari tim, akan kami laporkan kepada pimpinan. Insya Allah kami bekerja secara profesional, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kasman.


Pendalaman yang tengah berlangsung ini diharapkan mampu membuka secara terang berbagai persoalan yang berkembang di PKM Sendana 1. Publik pun kini menanti hasil resmi pemeriksaan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Sorotan terhadap PKM Sendana 1 menjadi perhatian luas karena menyangkut pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu, hasil pemeriksaan Inspektorat dinilai penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah publik.****

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • ‎Pemerintah Desa Lombang Timur Bangun Rabat Beton 236 Meter di Tengah Pengurangan Dana Desa

    Majene — Pemerintah Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa. Senin, (25-5-2026) Di tengah pengurangan anggaran Dana Desa, Pemerintah Desa Lombang Timur tetap merealisasikan pembangunan rabat beton sepanjang 236 meter dengan lebar 3 meter sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. ‎Pembangunan…

  • Komisi III DPRD Majene Semprot Keras Pelayanan Puskesmas Sendana I

    Majene, Senin (25/5/2026) — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majene, Sudirman, menyampaikan keprihatinan dan kritik keras terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Sendana I dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dinas Kesehatan dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majene. Dalam forum tersebut, Sudirman menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian dan pembenahan agar…

  • Panen Udang BUMDes Desa Sulai Jadi Momentum Evaluasi Dan Penguatan Ekonomi Desa

    Pemerintah Desa bersama pengurus BUMDes Desa Sulai terus melakukan evaluasi dan penguatan terhadap program usaha yang telah berjalan selama musim panen terakhir. ‎Berbagai dinamika dan tantangan di lapangan menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha desa agar semakin berkembang dan berkelanjutan. ‎Pada Minggu sore, 24 Mei 2026, BUMDes Desa Sulai melaksanakan panen …

  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…


  • Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aliran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dalam pemberitaan Teluk Mandar yang terbit pada 24 Oktober 2026, Ardiansyah membantah keterlibatan dirinya bersama Bupati Majene dalam dugaan aliran dana tersebut. Klarifikasi itu…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *