Mekkatta Bergemuruh, Bupati, DPRD dan Ribuan Penonton Jadi Saksi Final Paling Panas di Bupati Cup Tahun Ini

MAJENE – Grand Final Bupati Cup Bola Voli yang digelar di Lapangan Center Mekkata, Desa Mekkata, Kecamatan Malunda, berlangsung meriah dan sukses. Ribuan masyarakat memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga puncak yang mempertemukan Hakyu TB Sendana melawan Salotahongan dalam pertandingan sengit yang berlangsung hingga lima set.

‎Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Majene Junaedi Nuhun, Ketua Komisi III DPRD Majene Jasman, Camat Malunda Muslimin, Camat Ulumanda muhammad Arif , Kepala Desa Mekkata Haeruddin , unsur pemerintah, panitia pelaksana Munir Ar, serta berbagai elemen masyarakat.
‎
‎Pertandingan dimulai sekitar pukul 16.00 WITA dan berlangsung hingga malam hari. Meski hujan sempat mengguyur lokasi pertandingan, antusiasme penonton tidak surut. Ribuan pasang mata tetap bertahan menyaksikan jalannya pertandingan hingga tuntas, sementara lampu penerangan lapangan dinyalakan untuk mendukung kelancaran laga.
‎
‎Sejak set pertama hingga set penentuan, kedua tim menampilkan permainan berkelas dengan aksi saling kejar poin yang membuat suasana pertandingan semakin menegangkan. Beberapa kali terjadi poin-poin krusial yang memancing sorak sorai penonton dan menjadikan laga final ini sebagai salah satu pertandingan paling menarik selama turnamen berlangsung.
‎
‎Di tengah tingginya tensi pertandingan, suasana sempat memanas dan terjadi keributan yang melibatkan sejumlah penonton. Namun berkat kesigapan aparat keamanan, panitia penyelenggara, pemerintah setempat, serta seluruh pihak yang terlibat, situasi berhasil dikendalikan sehingga pertandingan dapat dilanjutkan hingga selesai tanpa mengurangi semangat sportivitas para pemain.
‎
‎Setelah melalui pertarungan sengit lima set, Hakyu UTB Sendana berhasil keluar sebagai juara Bupati Cup kategori putra, sementara Salotahongan harus puas sebagai runner-up.
‎
‎Untuk kategori putri, tim Kopean berhasil meraih gelar juara setelah pertandingan final yang berlangsung pada 12 Juni 2026. Sementara posisi runner-up diraih oleh tim putri dari Bambangan.
‎
‎Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia, aparat keamanan, perangkat pertandingan, wasit berlisensi, komentator, hingga masyarakat yang turut menjaga kelancaran kegiatan. Kehadiran ribuan penonton selama turnamen berlangsung menjadi bukti bahwa Bupati Cup telah menjadi ajang olahraga sekaligus hiburan rakyat yang mampu menyatukan masyarakat.
‎
‎Turnamen secara resmi ditutup oleh Bupati Majene yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan dengan aman, meriah, dan sukses.
‎
‎Bupati Cup Mekkata 2026 pun menorehkan catatan tersendiri sebagai salah satu event bola voli paling semarak dan menyita perhatian publik di Kabupaten Majene.

Senin, (15/6/2026).
‎
‎©️EPN

PEMBERITAAN TANPA BATAS
‎

‎

  • HUT RI Baru Dibuka, Camat Ulumanda Bergegas Tinggalkan Acara, Dampak Kebakaran Hutan!

    Ulumanda, Senin 10 Agustus 2026 — Di tengah berlangsungnya pembukaan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Ulumanda, Camat Ulumanda Muhammad Arif justru harus meninggalkan kegiatan dan terjun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan di Desa Sulai, Dusun Sulawesi Selatan. Foto: saat camat menghadiri pembukaan HUT RI Muhammad Arif bersama Kepala Dusun Sulai Selatan, masyarakat sekitar,…

  • ‎Dosen UNY Latih KWT Guwosari Bertani Sayuran Tanpa Tanah dan Listrik‎

    BANTUL — Keterbatasan lahan pekarangan tidak menghalangi Kelompok Wanita Tani (KWT) Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, untuk mengembangkan budidaya sayuran. Dengan pendampingan dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), anggota KWT belajar menanam berbagai jenis sayuran menggunakan teknologi hidroponik sederhana yang tidak membutuhkan tanah maupun listrik.‎‎Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, melalui…

  • Darurat Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Keluhkan Solar: Camat Cari Solusi, PSC Ikut Bergerak

    Majene- Memasuki musim kemarau, ancaman kebakaran di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kian mengkhawatirkan. Sejumlah titik kebakaran dalam beberapa waktu terakhir membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) harus bekerja ekstra, bahkan mengerahkan puluhan tangki untuk menangani api yang merembet di lahan dan semak belukar. kamis, (6/8/2025) ‎Petugas Damkar yang siaga di Posko Malunda mengungkapkan kekhawatiran…

  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…


  • Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aliran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dalam pemberitaan Teluk Mandar yang terbit pada 24 Oktober 2026, Ardiansyah membantah keterlibatan dirinya bersama Bupati Majene dalam dugaan aliran dana tersebut. Klarifikasi itu…


  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *