Konsultasi Publik Digelar, Dinkes Majene Apresiasi Lompatan Pelayanan Puskesmas Ulumanda

UPTD Puskesmas Ulumanda menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Kantor Kecamatan Ulumanda, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm., didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, sejumlah kepala bidang, Camat Ulumanda, unsur masyarakat, tokoh desa, organisasi masyarakat sipil, media, serta para pengguna layanan kesehatan.


Forum tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan capaian pelayanan kesehatan sekaligus mendengarkan secara langsung kritik, saran, dan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas Ulumanda.
Plt. Kepala UPTD Puskesmas Ulumanda, Sitti Sajrah, S.ST., M.K.M., mengatakan berbagai pembenahan terus dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, peningkatan pelayanan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga menyentuh kenyamanan masyarakat.


“Alhamdulillah, capaian pelayanan kami dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat. Kami melakukan penataan lingkungan Puskesmas, meningkatkan kebersihan, menaikkan gaji tiga petugas cleaning service, memasang lampu penerangan di area Puskesmas, mengaktifkan kembali layanan Puskesmas Keliling hingga ke desa-desa, serta meningkatkan capaian Program Cek Kesehatan Gratis,” ujarnya.


Ia menambahkan, Forum Konsultasi Publik ini merupakan bagian dari komitmen Puskesmas untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat.”

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm., menjelaskan bahwa pelaksanaan Forum Konsultasi Publik merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan publik di bidang kesehatan.


Ia mengapresiasi berbagai perubahan yang telah dilakukan Puskesmas Ulumanda dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama. Kita ingin mendengarkan kritik dari masyarakat, karena kritik yang disampaikan dengan baik adalah kritik yang membangun. Dari sanalah lahir dasar untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” kata Yuliani.


Dalam sesi dialog, masyarakat secara umum memberikan apresiasi terhadap peningkatan pelayanan yang dilakukan Puskesmas Ulumanda. Namun, terdapat satu keluhan utama yang mengemuka, yakni belum tersedianya dokter gigi karena dokter sebelumnya sedang menjalani pendidikan.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Puskesmas Ulumanda untuk mencari solusi agar pelayanan dokter gigi dapat kembali berjalan. Meski tenaga dokter gigi sementara kosong, fasilitas dan peralatan pelayanan gigi di Puskesmas Ulumanda dipastikan tetap lengkap dan siap digunakan ketika tenaga dokter tersedia.


Forum Konsultasi Publik ditutup dengan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan, Puskesmas Ulumanda, dan masyarakat untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.*

BERITA TANPA BATAS

  • Pendamping KOPDES Sulai Angkat Tangan, Pembangunan Jalan, Meski Administrasi Pemanfaatan Lahan Dipertanyakan

    Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) di Desa Sulai, kecamatan Ulumanda, kabupaten Majene Sulbar, saat ini terus berjalan dengan hanya berlandaskan surat keterangan kepemilikan aset dari Pemerintah Daerah (Pemda). Namun ironisnya, hingga proses pembangunan berlangsung, dokumen pemanfaatan aset yang menjadi syarat utama dalam tata kelola Barang Milik Daerah (BMD) justru belum terlihat. Padahal, dalam praktik…

  • TERUNGKAP! Ini Tanggal Pasti MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran 2026

    Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diketahui dihentikan sementara berdasarkan Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada masa Idul Fitri 1447 H/2026 M serta libur Tahun Baru Imlek 2026. Surat edaran tersebut mengatur agar proses penyaluran sebelum masa libur dapat berlangsung secara tertib, tepat waktu, dan sesuai dengan…

  • Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kalukku, Diduga Sudah Tiga Hari di Empang

    Mamuju — Warga Dusun Salupompong, Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Senin sore, 23 Maret 2026, Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban ditemukan di area empang dalam kondisi duduk tertelungkup dan telah mengalami pembengkakan pada tubuh. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari…

  • Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Berteduh Saat Hujan, Perempuan di Tapalang Diduga Jadi Korban Perampasan Tas Berisi Uang Rp7 Juta

    Aksi perampasan kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang perempuan yang akrab disapa Mama I’mang diduga menjadi korban perampasan tas di Karanamu, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (29/10/2026). Berdasarkan kronologi yang dihimpun, dua pria awalnya berteduh di salah…


  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *