MAJENE- Warga pesisir Pao Pao Talallelere , Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digegerkan dugaan pencurian mesin perahu katinting pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026.
Sejumlah nelayan dibuat panik setelah mendapati tiga mesin katinting milik nelayan di pinggir pantai telah diacak-acak. Dari tiga mesin tersebut, satu mesin dilaporkan hilang dan diduga dibawa oleh pelaku.
Sabri, salah seorang warga, mengatakan satu mesin katinting benar-benar hilang, sementara dua mesin lainnya ditemukan dalam kondisi berbeda. Satu mesin sudah terlepas dari perahu dan terhampar di tanah, sedangkan satu lainnya masih terpasang namun telah diotak-atik.
“Satu set mesin katintintin hilang . Satu lagi sudah terlepas dari perahu dan terhampar di tanah. Satu mesin lagi sudah diotak-atik, tapi tidak bisa dilepas. Mungkin pencurinya tidak kuat membawa karena mesinnya agak besar. Bensinnya juga ditumpahkan,” ujar Sabri.

Foto : mesin ditanah sudah dilepas dari perahu
Peristiwa tersebut diketahui warga pada pagi hari setelah para nelayan mendatangi lokasi perahu mereka di pinggir pantai. Kondisi mesin yang telah dibongkar dan satu mesin yang hilang sontak membuat warga panik.
Lokasi perahu para nelayan yg dekat dengan pekuburan Pao Pao memang berada di pinggir pantai yang relatif jauh dari permukiman. Kondisi tersebut diduga membuat lokasi minim pengawasan pada malam hingga dini hari.
Kejadian ini disebut baru pertama kali terjadi dan langsung membuat para nelayan khawatir. Warga kini diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap mesin perahu yang ditinggalkan di pinggir pantai.
Dugaan pencurian tersebut juga telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Warga Pao Pao kini diminta waspada. Mesin katinting merupakan salah satu aset penting bagi nelayan untuk mencari nafkah. Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang.
©️EPN

BERITA TANPA BATAS


Tinggalkan Balasan