Pawai Kuda di Maliyaya Berujung Ricuh, Warga Adukan Dugaan Kekerasan ke Polsek Malunda

Sejumlah warga Desa Maliyaya, Kecamatan Malunda, mendatangi Polsek Malunda untuk menyampaikan laporan pengaduan terkait insiden kericuhan yang terjadi dalam kegiatan tamatan massal atau pawai kuda di Desa Maliyaya. sabtu (26-9-2026)

Dalam pengaduannya, warga melaporkan adanya dugaan unsur kekerasan yang terjadi saat insiden tersebut. Warga juga membawa sejumlah bukti berupa rekaman video dan foto yang dinilai dapat membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

‎Insiden itu turut diketahui oleh Pemerintah Desa Maliaya. Kepala Desa Maliaya disebut sempat mengalami hilang kesadaran setelah mendapat kabar mengenai kericuhan yang terjadi di lokasi kegiatan. Ia dikabarkan kaget melihat kegiatan yang semula berlangsung meriah justru diwarnai insiden dan kegaduhan.

‎Sementara itu, Kapolsek Malunda mengimbau seluruh pihak agar tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat memperkeruh keadaan. Persoalan tersebut diminta untuk dipercayakan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

‎Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan balasan maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan pendalaman terhadap laporan dan bukti yang disampaikan warga guna mengetahui secara jelas kronologi serta penyebab terjadinya insiden tersebut.

‎Hingga berita ini diturunkan, perkara tersebut masih dalam penanganan pihak Polsek Malunda. EPN Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi secara berkala kepada masyarakat berdasarkan perkembangan serta keterangan resmi dari pihak terkait.

BERITA TANPA BATAS
‎

  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…


  • Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    MAJENE — Dugaan setoran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pembayaran, pihak-pihak yang terkait, serta pertanggungjawaban dana tersebut. Jumat 23 (Oktober 2026) ‎‎Informasi ini berasal dari keterangan Ilham, yang mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Menurut pengakuannya, uang sebesar…


  • GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    MAKASSAR — Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Revolusi Hukum (DPD GRH) Sulawesi Selatan, M. Ishadul Islami Akbar, S.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Ia menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tegas, dan tanpa pandang bulu, termasuk dengan membongkar jaringan bandar besar serta menelusuri aset yang…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *