Fasilitas Penanganan ODGJ Didorong Jadi Prioritas, Kadinkes Majene Apresiasi Aspirasi BPKP NKRI,‎

MAJENE – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, membutuhkan solusi jangka panjang. Ketiadaan fasilitas khusus untuk perawatan dan rehabilitasi menjadi tantangan yang perlu segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
‎
‎Hingga akhir Oktober 2026, tercatat sekitar 20 laporan masyarakat terkait keberadaan ODGJ yang membutuhkan penanganan intensif. Kondisi ini memunculkan harapan agar pemerintah menghadirkan fasilitas yang memadai sehingga ODGJ tidak telantar di ruang publik dan memperoleh perawatan yang layak.
‎
‎Menanggapi persoalan tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah Badan Pemantau Korupsi Penyelenggara Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPW BPKP NKRI) Sulawesi Barat menyampaikan aspirasi dan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah. Lembaga ini mendorong agar pengadaan rumah perawatan, shelter, atau fasilitas penampungan khusus bagi ODGJ menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan sosial di Majene.
‎
‎Selama ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majene menghadapi kendala dalam menindaklanjuti kebutuhan penampungan ODGJ karena belum tersedianya fasilitas khusus, seperti rumah sakit jiwa atau shelter rehabilitasi di wilayah setempat.
‎
‎Kondisi tersebut menegaskan pentingnya langkah konkret dan koordinasi lintas sektor agar penanganan ODGJ tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga memberikan kepastian perawatan, pendampingan, dan rehabilitasi yang manusiawi.
‎
‎Melihat kebutuhan tersebut, MUSTAJAR dari DPW BPKPRI, yang beralamat di Jalan Sumur Tiga, Lingkungan Copala, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, turut menyumbangkan pemikiran dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta mengupayakan dukungan dari kementerian terkait.
‎
‎Gayung bersambut, aspirasi tersebut mendapat respons positif dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm.Pemb. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga pemantau yang turut memberikan masukan demi peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
‎
‎”Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya BPKP NKRI, yang selalu aktif memberikan masukan demi kebaikan bersama di Kabupaten Majene. Terkait aspirasi pengadaan fasilitas perawatan ini, Dinas Kesehatan akan berupaya maksimal dan segera menyampaikannya kepada pimpinan daerah, yakni Bupati Majene, agar dapat diteruskan ke kementerian terkait,” ungkap Yuliani, Kamis (29/10/2026).
‎
‎Respons tersebut menjadi langkah awal bagi perjuangan menghadirkan fasilitas penanganan ODGJ yang lebih memadai di Kabupaten Majene. Selanjutnya, diperlukan tindak lanjut dari pemerintah daerah dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada usulan, tetapi dapat diwujudkan melalui kebijakan dan dukungan nyata.
‎
‎Penanganan ODGJ bukan semata-mata persoalan ketertiban umum, melainkan juga menyangkut hak atas pelayanan kesehatan, perlindungan, dan kehidupan yang bermartabat. Karena itu, keberadaan fasilitas perawatan yang layak menjadi kebutuhan penting yang patut diperjuangkan bersama.
‎

BERITA TANPA BATAS

  • Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kalukku, Diduga Sudah Tiga Hari di Empang

    Mamuju — Warga Dusun Salupompong, Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Senin sore, 23 Maret 2026, Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban ditemukan di area empang dalam kondisi duduk tertelungkup dan telah mengalami pembengkakan pada tubuh. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari…

  • Hajrawati ST. Sulawesi Barat Siap Ambil Peran dalam Gelombang Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia

    Rakernas GEKRAFS yang digelar pada 6 Maret 2026 di Jakarta, dengan tema “Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia“, menjadi momentum penting bagi dunia ekonomi kreatif di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) yang bersama-sama memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Acara tersebut juga dihadiri…

  • Di Saat Generasi Tergerus Zaman, Remaja Banua Justru Cetak Penghafal Al-Qur’an

    Bukan sekadar seremoni tahunan, Festival Ramadhan Selasa, 17, Maret 2026 di Masjid Nurul Huda Banua, kecamatan malunda ,kabupaten majene, tampil sebagai ruang pembinaan generasi muda yang nyata dan berdampak. Digagas oleh remaja masjid, kegiatan ini menjelma menjadi simbol kebangkitan semangat keislaman di tengah masyarakat. Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, festival ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi…

  • Kadis Kesehatan Majene: Merusak Alam Berarti Mengancam Kesehatan Manusia

    Kadis Kesehatan Majene: Merusak Alam Berarti Mengancam Kesehatan Manusia

    MAJENE – Menjaga kelestarian alam bukan sekadar menyelamatkan flora dan fauna, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan manusia. Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm.Pemb, menyambut Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang diperingati setiap 5 November. Menurut Yuliani, alam yang terjaga menghadirkan lingkungan sehat sekaligus mendukung ketenangan…


  • Bapenda Majene Tinjau Reklame di Malunda, Nur Arfiati Tegaskan Fokus pada Pajak dan Kerusakan Papan Iklan

    Bapenda Majene Tinjau Reklame di Malunda, Nur Arfiati Tegaskan Fokus pada Pajak dan Kerusakan Papan Iklan

    Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majene turun ke Kecamatan Malunda untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan sebelum melaksanakan survei lapangan terhadap papan reklame yang rusak akibat angin puting beliung. Selasa 3/11/2026 Kedatangan rombongan Bapenda tersebut disambut di halaman Kantor Camat Malunda, Selasa (3/11/2026). Rombongan dipimpin Kepala Bidang, Nur Arfiati, S.Sos., yang menjelaskan bahwa kunjungan tersebut…


  • Wakil Bupati Majene Buka Peluang Bantuan Rumah Rusak Berat Lewat BTT. Dua Kali Kunjungi Korban Puting Beliung Malunda,‎

    Wakil Bupati Majene Buka Peluang Bantuan Rumah Rusak Berat Lewat BTT. Dua Kali Kunjungi Korban Puting Beliung Malunda,‎

    ‎Wakil Bupati Majene, Andi Rita, kembali mengunjungi Kecamatan Malunda untuk kedua kalinya pascabencana angin puting beliung yang mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, Selasa (3/11/2026). ‎Dalam kunjungan tersebut, Andi Rita kembali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kecamatan Malunda. Bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *