Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

Dampak cuaca ekstrem yang disebut angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai terdata. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 36 rumah mengalami kerusakan di Kelurahan Malunda dan enam rumah di Desa Kayu Angin. Sementara itu, pendataan di wilayah Lamongan Batu masih berlangsung.

Sebagai langkah penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene telah menyalurkan bantuan darurat yang diserahkan kepada pemerintah Kecamatan Malunda dan diterima langsung oleh Camat bersama Sekretaris sekcam (Sekcam) Malunda.

Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas 70 lembar selimut, 45 lembar terpal, 30 karung beras, dan 30 dos mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana cuaca ekstrem.

Lurah Malunda, Barlian, menyampaikan bahwa warga yang telah masuk dalam pendataan dapat mengambil bantuan di Kantor Camat Malunda.

“Bagi masyarakat yang sudah masuk dalam data, silakan mengambil bantuan yang tersedia di kantor Kecamatan Malunda,” ujar Barlian.

Sementara itu, jumlah keseluruhan rumah yang mengalami kerusakan masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang dilakukan oleh aparat setempat, khususnya di wilayah Lamongan Batu.

Pemerintah setempat diharapkan terus mempercepat pendataan dan memastikan bantuan tersalurkan kepada warga yang benar-benar terdampak, terutama mereka yang membutuhkan penanganan segera akibat kerusakan rumah yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.

  • DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Kelangkaan BBM Bersubsidi

    MAJENE,— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene melalui Komisi II Bidang Perekonomian dan Pembangunan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Majene. Senin (7/9/2026) Rapat tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat internal Komisi II DPRD Kabupaten Majene yang dilaksanakan pada 7 Agustus 2026,…

  • Pemda dan DPRD Diam di Tengah Kelangkaan BBM Subsidi, Rakyat Terus Dipaksa Mengantre

    MAJENE — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Majene hingga kini masih menjadi keluhan serius masyarakat. Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU bahkan telah menjadi pemandangan yang nyaris setiap hari. Bahkan kelangkaan BBM subsidi dik di kecamatan malunda harga enceran mencapai 15.000 per liter. Minggu (6/9/2026) Respons lembaga…

  • SPBU Malunda Dipasangi Plang Pembinaan, Pasokan BBM Subsidi Dihentikan Selama 7 Hari

    Majene — Terhitung hari ini, 6 September 2026, SPBU 74.914.01 Malunda, Kabupaten Majene, mulai dipasangi spanduk pemberitahuan bertuliskan “SPBU Ini Sedang Dalam Pembinaan PT Pertamina Patra Niaga”. Minggu (6/9/2026) Pemasangan spanduk tersebut dilakukan setelah SPBU Malunda secara resmi menerima Surat Peringatan dan Sanksi Penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dari PT Pertamina Patra Niaga Regional…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *