‎Data Valid 86 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung, Bupati Majene Turun Tangan Sambangi Korban Bencana di Malunda


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene mencatat sebanyak 86 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem disertai angin puting beliung yang melanda Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.
‎
‎Data tersebut merupakan hasil pendataan valid BPBD Kabupaten Majene yang selanjutnya akan diinput dan dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
‎
‎Berdasarkan rincian data yang disampaikan Sekretaris BPBD Kabupaten Majene, Suardi (Mas Ut), kerusakan rumah tersebar di empat wilayah, terdiri dari dua desa dan dua kelurahan.
‎
‎Kelurahan Malunda menjadi wilayah dengan jumlah kerusakan terbanyak, yakni 63 unit rumah. Selanjutnya, Desa Kayu Angin sebanyak 8 unit, Desa Lombong Timur 8 unit, dan Kelurahan Lamungan Batu sebanyak 7 unit.
‎
‎”Dari hasil pendataan, total rumah rusak akibat bencana di Kecamatan Malunda sebanyak 86 unit, yang tersebar di dua desa dan dua kelurahan,” jelasnya saat diwawancarai di Kantor Camat Malunda, Minggu (1/11/2026).
‎
‎Sementara itu, sebanyak 31 rumah sebelumnya telah ditetapkan sebagai prioritas penanganan awal, terutama rumah dengan kategori kerusakan berat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat bantuan kepada warga yang paling membutuhkan.
‎
‎Namun, berdasarkan jadwal penanganan terbaru, seluruh bantuan bagi warga terdampak direncanakan disalurkan pada Minggu sore setelah kedatangan tim BPBD Provinsi Sulawesi Barat.
‎
‎Camat Malunda mengatakan, pihaknya masih menunggu kedatangan BPBD Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan pemetaan dan pengaturan distribusi bantuan berdasarkan kategori kerusakan rumah.
‎
‎”Kita menunggu BPBD Provinsi tiba. Setelah itu dilakukan pemetaan dan bantuan langsung dibagikan sesuai kategori kerusakan rumah,” ujar Camat Malunda.
‎
‎Sebelumnya, Bupati Majene Andi sukri tammalele Mengunjungi para korban yang terdampak di lingkungan karewaca sebelum berangakt kemamuju.
‎
‎
‎
‎Lebih lanjut Kalaksa BPBD Kabupaten Majene, Suardi, S.Ag., M.Pd., bersama Sekretaris Dinas Sosial, Camat dan Sekretaris Camat Malunda, serta Kepala Desa Kayu Angin, terlihat berada di Kantor Camat Malunda untuk membahas langkah penanganan dampak bencana.
‎
‎Pemerintah berharap proses penyaluran bantuan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh warga terdampak, khususnya masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
‎
‎Dengan ditetapkannya angka 86 unit sebagai data valid, pemerintah diharapkan dapat segera menindaklanjuti kebutuhan warga terdampak melalui koordinasi lintas instansi hingga ke tingkat pemerintah pusat.

BERITA TANPA BATAS
‎

  • Air Mata Petani Coklat di Malunda Harga Anjlok Jelang Panen, Tangis dan Doa Sarman Terdengar dari Kebun

    Menjelang musim panen, air mata justru tumpah di kebun coklat. Seorang petani coklat asal Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat tak kuasa menahan tangis akibat anjloknya harga coklat di tingkat petani. Sabtu, (28/2/2026), Petani tersebut bernama Sarman, pemilik akun Facebook Sarman Alakdarnya. Selama ini, Sarman dikenal sebagai sosok petani yang kerap…

  • Uang Tercecer di Jalan Ternyata Milik Pedagang Sayur di Malunda

    Uang tunai yang sebelumnya ditemukan tercecer di jalan, pada Jumat malam 27/2/2026, di Malunda sekitar pukul 20:30 WITA, dalam sebuah kantong plastik dan diamankan oleh Polsek Malunda akhirnya diketahui pemiliknya. Berdasarkan hasil konfirmasi, uang tersebut merupakan milik salah satu pengusaha sekaligus pedagang sayur di Malunda, Bapak Wiwi, yang ditemui di kediaman sekaligus toko usahanya. Bapak…

  • Unggah Menu MBG Dikritik ke Media Sosial,SPPG Aulia 2 Laporkan Pemilik Akun Ke Polisi

    Pemilik akun TikTok @dyputri_ resmi dilaporkan ke kepolisian oleh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aulia 2 Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/2/2026). Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik. Pelaporan ini berawal dari unggahan video berdurasi 27 detik yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi kering. Dalam video itu,…

  • Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    MALUNDA,– Penanganan reklame yang tumbang akibat angin puting beliung di wilayah Kecamatan Malunda mulai mendapat perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).jumat 6/11/2026 Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Malunda, Yusria, S.IP., mengungkapkan bahwa pihak Bapenda telah menghubungi pimpinan vendor yang bertanggung jawab atas reklame tersebut untuk meminta tindak lanjut perbaikan. Menurut informasi yang diperolehnya setelah melakukan konfirmasi kepada Bapenda,…


  • Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    MAJENE – Perjuangan mendorong kepastian penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Majene belum berakhir. Setelah melakukan sowan dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Majene, Forum Kota Tua memastikan akan melanjutkan langkah dengan mendatangi Kantor Bupati Majene untuk menemui kepala daerah. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Adi Ahsan, penggerak…


  • GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar SULAWESI BARAT, EPN MEDIA– Mengoptimalkan fasilitas yang selama ini belum dimanfaatkan sesuai fungsinya menjadi salah satu gagasan perubahan yang diangkat Abdul Azis, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang bertindak sebagai Reformer. Abdul Azis saat ini menjabat sebagai Kepala…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *