‎Warga Sakit Harus Ditandu, DPRD Yudi Sudirman Kembali Tagih Realisasi Jalan Tiga Desa‎

MAJENE– Persoalan akses jalan penghubung Desa Lombang, Lombang Timur hingga Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, kembali menjadi sorotan. Kali ini, anggota DPRD Kabupaten Majene Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Yudi Sudirman, kembali menyuarakan keprihatinannya setelah beredarnya video seorang warga Salutahongan yang harus ditandu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Foto: masyrakat menandu sala seorang warga desa salutahongan yang sakit
‎

‎Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Yudi Sudirman memperlihatkan kondisi memprihatinkan yang masih dialami masyarakat akibat keterbatasan akses infrastruktur jalan. Seorang warga yang sedang sakit terpaksa diusung menggunakan tandu oleh warga lainnya karena akses transportasi menuju fasilitas kesehatan belum memadai.
‎
‎Dalam tulisannya, Yudi mengangkat pertanyaan yang menyentuh persoalan mendasar masyarakat di wilayah tersebut: sampai kapan tandu menjadi jalan menuju pelayanan kesehatan?
‎
‎Ia mengaku kembali disuguhi video tersebut pada pagi hari saat hendak memulai aktivitas. Pemandangan warga yang harus bergotong royong menandu orang sakit dinilainya sebagai kondisi yang tidak seharusnya terus berulang.
‎
‎Yudi menegaskan, persoalan jalan penghubung Lombang, Lombang Timur hingga Salutahongan bukanlah isu baru. Menurutnya, persoalan tersebut telah berulang kali ia suarakan dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Majene.
‎
‎Namun, hingga kini masyarakat masih dihadapkan pada kenyataan sulitnya akses jalan, bahkan dalam situasi darurat ketika membutuhkan pertolongan medis.
‎
‎”Sampai kapan tandu menjadi satu-satunya pilihan ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan medis? Apakah kita harus menunggu ada korban berikutnya baru kemudian menyadari betapa mendesaknya persoalan ini?” tulis Yudi dalam unggahannya.
‎
‎Ia menilai, masyarakat tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan akses jalan yang layak, transportasi yang memadai, serta kemudahan memperoleh pelayanan kesehatan.
‎
‎Karena itu, Yudi meminta pemerintah agar tidak membiarkan persoalan tersebut terus berulang tanpa penyelesaian nyata. Menurutnya, pembangunan jalan bukan semata-mata urusan infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan jiwa dan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik.
‎
‎Sorotan Yudi Sudirman ini sekaligus kembali mengingatkan pemerintah daerah dan DPRD bahwa pembangunan akses jalan penghubung tiga desa tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah Kecamatan Malunda.
‎
‎Sebelumnya, pembangunan jalan penghubung Lombang, Lombang Timur hingga Salutahongan juga telah menjadi usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025. Bahkan, kepala desa se-Kecamatan Malunda disebut telah menyepakati pentingnya pembangunan akses tersebut untuk diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.
‎
‎Kini, masyarakat kembali berharap agar aspirasi yang telah berulang kali disampaikan tidak sekadar menjadi catatan dalam forum perencanaan maupun rapat paripurna, tetapi benar-benar diwujudkan melalui penganggaran dan pembangunan.
‎
‎Sebagaimana pesan Yudi Sudirman dalam unggahannya:
‎
‎”Jalan bukan sekadar menghubungkan tempat, tetapi juga menghubungkan harapan dengan keselamatan.”

BERITA TANPA BATAS

  • ‎TABRAK LARI DI TALUDU MULAI TERUNGKAP! Polisi Kantongi Identitas Mobil, Ternyata Bukan Warna Kuning‎

    Kasus tabrak lari yang terjadi di wilayah Taludu, Kabupaten Mamuju, dan melibatkan korban warga Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, mulai menemui titik terang.‎‎Sebelumnya, informasi awal dari saksi di lokasi menyebutkan bahwa kendaraan pelaku merupakan mobil berwarna kuning. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Lalu Lintas melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, informasi tersebut tidak benar.‎‎Diduga,…

  • Bocah di Malunda Meninggal Dunia Tersambar Petir Saat Mandi di Laut

    Duka menyelimuti kecamatan Malunda, Seorang anak berusia 10 tahun, yang diketahui masih duduk di bangku kelas 4 SD, dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir di lingkungan Karewaca , Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Senin, 4 Mei, sekitar pukul 15.30 WITA. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama beberapa temannya sedang mandi…

  • Polsek Malunda Redam Kasus Guru-Siswa, Damai Tercapai Konflik Ditutup Dengan Bermartabat

    Rabu, 29 April 2026, Sekitar pukul 20:30 Wita, pihak Polsek Malunda Resor Mejene, memfasilitasi proses mediasi antara orang tua siswa dan pihak sekolah terkait kasus dugaan penganiayaan yang sebelumnya mencuat di lingkungan SMP Negeri 1 Malunda. Mediasi tersebut dihadiri langsung oleh kepala sekolah beserta jajaran guru, orang tua siswa, serta melibatkan tokoh masyarakat setempat sebagai…

  • Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    MALUNDA,– Penanganan reklame yang tumbang akibat angin puting beliung di wilayah Kecamatan Malunda mulai mendapat perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).jumat 6/11/2026 Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Malunda, Yusria, S.IP., mengungkapkan bahwa pihak Bapenda telah menghubungi pimpinan vendor yang bertanggung jawab atas reklame tersebut untuk meminta tindak lanjut perbaikan. Menurut informasi yang diperolehnya setelah melakukan konfirmasi kepada Bapenda,…


  • Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    MAJENE – Perjuangan mendorong kepastian penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Majene belum berakhir. Setelah melakukan sowan dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Majene, Forum Kota Tua memastikan akan melanjutkan langkah dengan mendatangi Kantor Bupati Majene untuk menemui kepala daerah. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Adi Ahsan, penggerak…


  • GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar SULAWESI BARAT, EPN MEDIA– Mengoptimalkan fasilitas yang selama ini belum dimanfaatkan sesuai fungsinya menjadi salah satu gagasan perubahan yang diangkat Abdul Azis, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang bertindak sebagai Reformer. Abdul Azis saat ini menjabat sebagai Kepala…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *