GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

SULAWESI BARAT, EPN MEDIA– Mengoptimalkan fasilitas yang selama ini belum dimanfaatkan sesuai fungsinya menjadi salah satu gagasan perubahan yang diangkat Abdul Azis, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang bertindak sebagai Reformer.

Abdul Azis saat ini menjabat sebagai Kepala Balai Proteksi dan Perbenihan Tanaman Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Majene.

Dalam pelatihan tersebut, ia mengangkat tema GERBANG APH (Gerakan Pengembangan Agens Pengendali Hayati melalui Optimalisasi Laboratorium POPT) pada UPTD BPPTP Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat.

Gagasan tersebut berangkat dari kebutuhan petani terhadap alternatif pengendalian hama dan penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.

Menurut Abdul Azis, penggunaan Agens Pengendali Hayati (APH) memiliki sejumlah keuntungan, di antaranya mengurangi residu pestisida, mempertahankan kesuburan tanah, meningkatkan produksi pertanian, serta lebih ramah terhadap lingkungan.

Hal yang menjadi perhatian dalam inovasi ini adalah keberadaan Laboratorium Perlindungan Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yang disebut sebagai satu-satunya laboratorium sejenis di Sulawesi Barat. Namun, selama ini fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan fungsi dan peruntukannya.

Melalui GERBANG APH, Abdul Azis ingin menghidupkan kembali fungsi strategis laboratorium tersebut agar dapat menjadi pusat pengembangan dan penyediaan agens pengendali hayati yang bermanfaat langsung bagi petani di Sulawesi Barat.

Tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, optimalisasi laboratorium tersebut juga diharapkan memiliki nilai ekonomis dalam jangka panjang, sehingga berpotensi menjadi salah satu aset daerah yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Barat.

Inovasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi proyek perubahan dalam pelatihan kepemimpinan, tetapi dapat diwujudkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus mendukung pembangunan sektor perkebunan di Sulawesi Barat.

BERITA TANPA BATAS

  • ‎Dugaan Penganiayaan Siswa oleh Oknum Guru di SMPN 1 Malunda, Kasus Dilaporkan ke Polisi

    Seorang siswa bernama Muhammad Revan, warga Kaloran, Kecamatan Malunda, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum guru di lingkungan SMP Negeri 1 Malunda. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada hari Senin 27/4/2026, usai pelaksanaan upacara bendera di area sekolah.‎‎Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang guru perempuan mencukur rambut Revan karena dianggap terlalu panjang. Namun, dalam…

  • BKAD Majene Buka Suara, ADD Belum Cair, Gaji Desa Diprioritaskan

    Majene — Di tengah keluhan puluhan desa terkait mandeknya belanja operasional, pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majene akhirnya memberikan klarifikasi. sabtu, (25/4/2026) Sekretaris BKAD Majene, Rudi Hartanto, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) disebabkan oleh belum masuknya sumber anggaran yang menjadi dasar penyaluran dana tersebut. Meski demikian, pemerintah daerah disebut…

  • ‎62 Desa di Majene “Kering” Operasional, ADD Tak Kunjung Cair hingga Akhir April

    Majene — Memasuki akhir April, sebanyak 62 desa di Kabupaten Majene masih belum merasakan pencairan Biaya Operasional Pemerintah Desa (BOP) yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Kondisi ini memicu keluhan serius dari para kepala desa, karena roda pemerintahan di tingkat desa mulai tersendat. Sabtu, 25 April 2026. ‎Padahal, dalam Peraturan Bupati (Perbup) secara tegas…

  • Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    Sekcam Malunda Yusria Ungkap Bapenda Sudah Hubungi Vendor Reklame Tumbang, Tindakan Tegas Menanti Jika Tak Segera Diperbaiki

    MALUNDA,– Penanganan reklame yang tumbang akibat angin puting beliung di wilayah Kecamatan Malunda mulai mendapat perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).jumat 6/11/2026 Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Malunda, Yusria, S.IP., mengungkapkan bahwa pihak Bapenda telah menghubungi pimpinan vendor yang bertanggung jawab atas reklame tersebut untuk meminta tindak lanjut perbaikan. Menurut informasi yang diperolehnya setelah melakukan konfirmasi kepada Bapenda,…


  • Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    Forum Kota Tua Siap Temui Bupati Majene, Adi Ahsan: Gaji PPPK Paruh Waktu Itu Kewajiban

    MAJENE – Perjuangan mendorong kepastian penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Majene belum berakhir. Setelah melakukan sowan dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Majene, Forum Kota Tua memastikan akan melanjutkan langkah dengan mendatangi Kantor Bupati Majene untuk menemui kepala daerah. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Adi Ahsan, penggerak…


  • GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar

    GERBANG APH, Inovasi Abdul Azis Optimalkan Laboratorium POPT untuk Petani dan PAD Sulbar SULAWESI BARAT, EPN MEDIA– Mengoptimalkan fasilitas yang selama ini belum dimanfaatkan sesuai fungsinya menjadi salah satu gagasan perubahan yang diangkat Abdul Azis, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang bertindak sebagai Reformer. Abdul Azis saat ini menjabat sebagai Kepala…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *