Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan, Keluarga Bocah di Lombong Timur Menolak Dilakukan Otopsi

Terkait penemuan jenazah seorang bocah di Desa Lombong pada pukul 17:00 kamis, (5/3/2026) hanyut di sungai yang ditemukan seorang pemancing di kolong jembatan deking , Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pihak kepolisian menyampaikan klarifikasi resmi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum luar yang dilakukan oleh tenaga medis di Puskesmas Malunda, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak keluarga korban memutuskan untuk menolak dilakukannya proses otopsi. Penolakan tersebut telah disampaikan oleh keluarga korban kepada pihak kepolisian.

Informasi yang diperoleh dari pihak Polsek malunda menyebutkan bahwa sebelumnya kedua orang tua korban tidak berada di lokasi saat jenazah ditemukan. Namun melalui komunikasi via telepon, pihak keluarga telah menyatakan sikap penolakan terhadap tindakan otopsi.

Saat ini, surat pernyataan penolakan otopsi dari pihak keluarga juga telah smentara proses dibuat sebagai bentuk pernyataan resmi kepada aparat yang menangani kasus tersebut.

Sementara itu, proses pemakaman bocah tersebut sudah dilaksanakan pada Jumat pagi , 6 Maret, di kampung halamannya.

Pihak kepolisian menyatakan tetap menghormati keputusan keluarga korban, sembari memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemberitaan Tanpa Batas

  • SPBU Malunda Beroperasi, Korlap BMMU Sarankan Harga Bensin Eceran Diturunkan. SPBU Sediakan Solar

    Barisan Masyarakat Malunda Ulumanda (BMMU) angkat bicara menyusul kembali beroperasinya SPBU Malunda pada Jumat pagi, 27 Februari.Koordinator Lapangan BMMU, Masri Tono,menyampaikan rasa syukur atas terpenuhinya tuntutan masyarakat setelah SPBU tersebut kembali melayani kebutuhan BBM warga. “Alhamdulillah, apa yang menjadi tuntutan masyarakat akhirnya terpenuhi. Untuk itu, kami meminta kerja sama seluruh pihak, khususnya para pengencer dan…

  • 46 Hari Tutup, SPBU Malunda Kembali Beroperasi dengan SOP Berlapis

    Setelah tidak beroperasi selama 46 hari, SPBU Malunda kabupaten mejene, akhirnya kembali dibuka dan mulai melayani masyarakat pada Jumat, 27 Februari 2026. Kepastian dibukanya kembali SPBU tersebut dikonfirmasi langsung oleh salah satu petugas SPBU Malunda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima perintah resmi dari atasan untuk kembali membuka layanan operasional. “Ya benar, kami sudah mendapat…

  • Satu Nomor yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu, Jangan lewatkan informasi ini!

    Selain rumah sakit dan Puskesmas, ada satu lagi fasilitas penting yang bertanggung jawab dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, yaitu PSC (Public Safety Center). PSC adalah pusat yang berperan dalam penanganan darurat medis dan koordinasi penanganan bencana. Dengan tugas utama memberikan tanggapan cepat dalam situasi darurat, PSC membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama, baik dalam…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *