Pos Pelayanan Polres Majene Hadir Jelang Idul Fitri, Beri Rasa Aman dan Tempat Istirahat bagi Pemudik

Majene — Menjelang perayaan Idul Fitri, jajaran Kepolisian Resor Majene menyiapkan sejumlah pos pelayanan di beberapa titik strategis guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Majene.

Salah satu pos pelayanan terlihat beroperasi di wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Pos ini disiagakan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Saat ditemui di pos pelayanan tersebut,

Bribda Abdul Rahman menjelaskan bahwa pos pelayanan ini telah disiapkan sekitar satu minggu sebelum hari raya dan akan beroperasi hingga tanggal 25 Maret.

“Pos pelayanan ini kami siagakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Majene. Selain untuk pengamanan arus lalu lintas, kami juga menyediakan tempat istirahat bagi pemudik yang membutuhkan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan pos pelayanan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan, seperti informasi jalur, bantuan darurat, hingga koordinasi apabila terjadi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.

Melalui kehadiran pos pelayanan ini, Polres Majene berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta memanfaatkan pos pelayanan apabila membutuhkan bantuan atau tempat beristirahat.

Dengan sinergi antara aparat keamanan dan kesadaran masyarakat, diharapkan momentum mudik menjelang Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman dan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Majene.

Minggu 15/3/2026

©️EPN

Pemberitaan Tanpa Batas

  • Remaja di Malunda Ditahan Usai Insiden Pengeroyokan dan Pembakaran Motor, Berawal dari Candaan Sahur-Sahur

    Majene-Sebuah insiden yang berawal dari candaan saat kegiatan membangunkan sahur berujung pada dugaan pengeroyokan dan pembakaran Dua sepeda motor di wilayah Dusun Lombong Induk, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Informasi yang dihimpun dari warga setempat dan pihak keluarga menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026, saat sekelompok remaja dari…

  • Legalitas Lahan KOPDES Sulai Dipersoalkan, DPRD Majene Siap Turun Tangan

    MAJENE – Persoalan legalitas lahan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, mulai mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Majene. Komisi I DPRD menyatakan siap menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sulai terkait penggunaan lahan yang dinilai belum memiliki kepastian administrasi. Selasa,(10/3/2026) Melalui sambungan telepon, anggota Komisi I DPRD…

  • Honorer Kantor Camat Malunda Keluhkan Gaji 2025 Belum Cair, Sudah Lebih dari Enam Bulan

    Sejumlah pegawai honorer di Kantor Camat Malunda mengeluhkan belum cairnya insentif atau gaji mereka untuk tahun 2025. Hingga kini, memasuki tahun 2026 dan telah melewati lebih dari enam bulan, pembayaran tersebut belum juga diterima. Senin,(9/3/2026) Salah satu pegawai honorer yang enggan disebutkan namanya menyampaikan harapannya agar persoalan ini mendapat perhatian dari pihak terkait. “Kami mempertanyakan…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *