‎Dinas PMD Majene Tetap Tunjukkan Komitmen Pembinaan, 52 Anggota BPD PAW Dibekali Pelatihan

Majene – Komitmen pembinaan desa oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Majene kembali ditegaskan pasca pelantikan 52 Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara serentak, Rabu, 15 april 2026

Foto: H. Sudirman S.Pd M.si , Kadis PMD


Meski Kepala Dinas PMD tidak hadir langsung dalam kegiatan tersebut, perannya tetap terlihat sebagai penggagas utama terselenggaranya pelatihan peningkatan kapasitas bagi anggota BPD. Langkah ini menunjukkan bahwa pembinaan desa tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi harus dilanjutkan dengan penguatan fungsi dan pemahaman kelembagaan.

‎Pelatihan yang diikuti oleh 52 anggota BPD dari berbagai kecamatan ini menghadirkan pejabat fungsional lingkup Dinas PMD sebagai pemateri. Hafid, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kepala Dinas bukan tanpa alasan.


‎“Kepala Dinas PMD sejatinya sangat ingin hadir dalam agenda ini, namun ada kegiatan lain yang tidak kalah pentingnya terkait tata kelola pemerintahan. Saat ini beliau sedang berada di Makassar,” ujar Hafid saat diwawancarai di aula PMD

‎Dalam penyampaian materinya, Hafid juga menekankan pentingnya peran BPD sebagai lembaga pengawas sekaligus mitra strategis kepala desa.

‎“BPD harus mampu menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan membangun sinergi dengan pemerintah desa. Materi yang kami sampaikan diharapkan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan di desa masing-masing,” tambahnya.


Materi pelatihan mencakup tugas pokok dan fungsi BPD, teknik pengawasan, pengelolaan pemerintahan desa, hingga mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat.

‎Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa meskipun tidak selalu hadir secara fisik, peran Dinas PMD sebagai pembina desa tetap berjalan melalui kebijakan dan inisiatif program yang terarah.


Para peserta menyambut baik pelatihan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas BPD di Kabupaten Majene.

‎Ke depan, konsistensi pembinaan menjadi hal yang dinanti publik. Sebab keberadaan BPD yang kuat tidak hanya ditentukan oleh pelantikan, tetapi oleh sejauh mana kapasitas dan integritasnya terus dibangun untuk mengawal pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

PEMBRITAAN TANPA BATAS

  • GMMPH kecam dugaan pembebanan biaya listrik kepada orang tua siswa SDN Mangkura 1, desak kepala sekolah dievaluasi

    MAKASSAR — Gerakan Mahasiswa Masyarakat Pemerhati Hukum (GMMPH) mengecam rencana pembebanan biaya pemasangan kWh meter dan iuran listrik kepada orang tua siswa SDN Mangkura 1, Kota Makassar. GMMPH mendesak Dinas Pendidikan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mengevaluasi kepala sekolah apabila ditemukan pelanggaran. Ketua GMMPH, Ishadul, S.H., menegaskan bahwa persoalan teknis kelistrikan sekolah negeri harus diselesaikan melalui…

  • Dari Jalanan untuk Konstitusi, Ketum GRH Sulsel Tantang Prabowo-Gibran: 21 Inpres Dinilai Rampas Kewenangan DPR

    MAKASSAR – Ketua Umum DPD Gerakan Revolusi Hukum (GRH) Sulawesi Selatan, M. Ishadul Islami Akbar, S.H., melontarkan kritik terhadap penggunaan 21 Instruksi Presiden (Inpres) pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai, penggunaan instrumen tersebut berpotensi menimbulkan persoalan konstitusional apabila memasuki ranah legislasi dan penganggaran yang menjadi kewenangan lembaga negara lain. Mengusung semangat “Dari Jalanan untuk Konstitusi”,…

  • ‎UANG MAINAN BERNILAI Rp203,8 JUTA DIDUGA DIGUNAKAN DALAM MODUS PENIPUAN PENGGANDAAN UANG DI MAMUJU

    MAMUJU — Modus penipuan berkedok ritual penggandaan uang kembali menjadi perhatian publik. Di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, polisi mengungkap dugaan penipuan yang melibatkan uang mainan dengan nilai nominal mencapai Rp203,8 juta dan menyebabkan korban mengalami kerugian hingga Rp80 juta. Kasus ini menyeret seorang pria berinisial RM (50), yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *