BKAD Majene Buka Suara, ADD Belum Cair, Gaji Desa Diprioritaskan

Majene — Di tengah keluhan puluhan desa terkait mandeknya belanja operasional, pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majene akhirnya memberikan klarifikasi. sabtu, (25/4/2026)

Sekretaris BKAD Majene, Rudi Hartanto, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) disebabkan oleh belum masuknya sumber anggaran yang menjadi dasar penyaluran dana tersebut.

Meski demikian, pemerintah daerah disebut tetap berupaya menjaga stabilitas pemerintahan desa, khususnya dalam hal penggajian.

“Untuk penggajian saat ini sudah bisa dicairkan. Pemerintah daerah berupaya agar pembayaran gaji bisa berjalan setiap bulan, walaupun sumber ADD untuk anggaran tersebut belum cair,” jelas Rudi.

Ia juga mengungkapkan bahwa BKAD saat ini tengah melakukan konfirmasi ke Kementerian Keuangan terkait kejelasan pencairan ADD. Hal ini dilakukan karena ketersediaan anggaran di daerah belum mencukupi untuk menutupi kebutuhan tersebut.

“Kami masih menunggu kepastian dari pusat, karena memang sumber anggaran ADD belum masuk. Sementara kemampuan keuangan daerah juga terbatas, insya alllah semoga bulan depan bisa dicairkan diharpakan para pemrintah desa bersabar ” tambahnya.

Klarifikasi ini sekaligus menjawab tanda tanya para kepala desa. Namun di sisi lain, kondisi ini tetap menyisakan persoalan besar, operasional desa yang belum tersentuh anggaran, sementara pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.

Situasi ini menjadi ujian nyata bagi komitmen pemerintah dalam menjagakeberlangsungan pemerintahan desa di tengah ketergantungan yang tinggi terhadap transfer anggaran dari pusat.

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Petani Malunda Dorong Pengawasan Pembangunan Bendung Kayuangin : Catatan referensi riwayat kerusakan

    MALUNDA — Rencana kembali dilanjutkannya pembangunan Bendung Kayuangin di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, mendapat perhatian dari kalangan petani. Jumat, 2/10/2026 ‎Menyusul informasi bahwa pembangunan bendung tersebut akan kembali mendapat anggaran pada akhir 2026 dan ditargetkan dapat mulai berfungsi pada awal 2027, salah seorang petani asal Malunda mengajak seluruh lapisan masyarakat turut mengawal proses pembangunan tersebut.…

  • ‎Bendung Malunda Segera Dilanjutkan, Air Irigasi Ditargetkan Bisa Mengalir Awal 2027

    MALUNDA — Kabar baik bagi petani di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Pembangunan Bendung Malunda dikabarkan akan segera dilanjutkan setelah adanya konfirmasi dari pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) V Mamuju. Informasi tersebut disampaikan Penyuluh Pertanian Malunda, Amin Rahmat, menyusul kunjungan Kepala BWS V Mamuju ke Kecamatan Malunda. Jumat, 2 oktober 2026 ‎Kelanjutan pembangunan bendung ini menjadi…

  • Karhutla Mendekati Permukiman, Warga Dusun Kasambi Panik dan Bersiap Mengungsi

    Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kampung Dusun Kasambi membuat warga panik. Api yang sebelumnya membakar kawasan pegunungan dilaporkan mulai merembet mendekati permukiman warga pada Kamis siang. 1 Oktober 2026 Kondisi tersebut membuat sebagian warga mulai membereskan barang-barang berharga sebagai langkah antisipasi apabila api semakin mendekati rumah dan warga harus mengungsi. Kampung…

  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…


  • Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

    MAJENE — Dugaan setoran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pembayaran, pihak-pihak yang terkait, serta pertanggungjawaban dana tersebut. Jumat 23 (Oktober 2026) ‎‎Informasi ini berasal dari keterangan Ilham, yang mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Menurut pengakuannya, uang sebesar…


  • GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    GRH Sulsel Dukung Pemberantasan Narkoba, Desak Bandar Besar Dimiskinkan dan Jaringannya Dibongkar

    MAKASSAR — Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Revolusi Hukum (DPD GRH) Sulawesi Selatan, M. Ishadul Islami Akbar, S.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Ia menegaskan, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tegas, dan tanpa pandang bulu, termasuk dengan membongkar jaringan bandar besar serta menelusuri aset yang…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *