Kasus Demam di Lombong Timur Jadi Sorotan, Puskesmas Turun Tangan: Warga Dihimbau Stop Konsumsi Air Mentah

‎Puskesmas Malunda Beri Penjelasan Terkait Kasus Demam di Lombong Timur, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Terapkan PHBS

Menanggapi informasi mengenai meningkatnya warga yang mengalami keluhan demam di Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pihak Puskesmas Malunda memberikan penjelasan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

‎Kepala Puskesmas Malunda, Irwan, menyampaikan bahwa memang terdapat sejumlah warga yang mengalami keluhan demam di wilayah tersebut. Namun, kondisi yang dialami warga tidak semuanya mengalami demam tinggi.

“Memang ada peningkatan kasus dengan gejala utama demam, tetapi kenaikan suhu setiap pasien bervariasi. Tidak semuanya demam tinggi, ada juga yang hanya mengalami demam ringan atau subfebris (suhu tubuh meningkat namun belum masuk kategori demam tinggi),” ujar Irwan.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal tenaga kesehatan, sebagian besar pasien masih masuk dalam kategori demam yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut.

‎”Untuk diagnosis sementara, kebanyakan masih dalam tahap evaluasi medis. Ada satu kasus demam lebih dari tiga hari yang sudah mendapatkan perawatan dan terapi, namun karena belum mengalami perbaikan, pasien kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui diagnosis pasti dan mendapatkan terapi yang sesuai,” jelasnya.

‎Terkait dugaan penyebab meningkatnya keluhan demam tersebut, pihak kesehatan masih melakukan berbagai pemeriksaan. Salah satunya melalui pemeriksaan kualitas air yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah pemeriksaan kualitas air yang menjadi konsumsi masyarakat. Dari pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan adanya bakteri pada salah satu sumber air yang diperiksa. Namun, untuk memastikan penyebab secara keseluruhan masih membutuhkan kajian dan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Irwan.

‎Kepala Puskesmas Malunda juga menegaskan bahwa informasi mengenai identitas pasien maupun riwayat penyakit tidak dapat disampaikan kepada publik karena merupakan data medis yang bersifat rahasia dan dilindungi aturan yang berlaku.

‎”Data medis dan riwayat penyakit pasien bukan menjadi konsumsi publik. Segala bentuk informasi terkait identitas maupun kondisi pasien merupakan rahasia yang harus kami jaga,” tegasnya.


Selain melakukan pemeriksaan, pihak Puskesmas Malunda bersama Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Malunda, P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, serta unsur lintas sektor telah turun melakukan investigasi di wilayah tersebut pada Rabu (8/7/2026). Selanjutnya, pelayanan kesehatan melalui Puskesmas Keliling juga dilakukan pada Sabtu (11/7/2026) sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat Desa Lombong Timur.

‎Terkait adanya kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan kejadian luar biasa (KLB), pihak kesehatan menjelaskan bahwa peningkatan kasus penyakit tidak serta-merta dapat ditetapkan sebagai KLB.

‎”Tidak setiap peningkatan kasus langsung dapat ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan atau KLB. Ada proses analisis, kajian epidemiologi, serta penilaian terhadap parameter tertentu sebelum menentukan status tersebut,” kata Irwan.

‎Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Malunda, Yusria, turut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat serta memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi.

‎”Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bagi masyarakat yang masih mengonsumsi air mentah, terutama air sumur, agar kiranya memasak terlebih dahulu sebelum diminum,” ujar Yusria.

‎‎Menurutnya, kondisi lingkungan saat ini terus mengalami perubahan seiring perkembangan aktivitas masyarakat.

‎”Perubahan zaman terus berjalan. Dahulu aktivitas seperti peternakan ayam potong, usaha penyulingan nilam, maupun kegiatan lainnya belum sebanyak sekarang. Dengan semakin berkembangnya aktivitas masyarakat, tentu kita juga harus lebih memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan,” jelasnya.

‎ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sumber air, terlebih pada musim kemarau ketika debit air sungai semakin berkurang.

‎”Kondisi sungai kita juga semakin lama semakin menyempit, apalagi saat musim kemarau. Karena itu masyarakat harus bersama-sama menjaga lingkungan dan memastikan sumber air yang digunakan tetap aman,” tambah Yusria

Pemerintah Kecamatan Malunda bersama pihak kesehatan mengajak masyarakat untuk tidak panik, tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam atau keluhan kesehatan lainnya.

BERITA TANPA BATAS

  • Tiga Tersangka Kasus Maliaya Diperiksa, Polres Majene Mulai Bongkar Peran Masing-Masing‎

    MAJENE — Penyidikan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, kini memasuki tahapan pemeriksaan terhadap para tersangka. Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial H (35), R (39), dan K (31), menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Majene, Senin (5/10/2026).‎‎Pemeriksaan berlangsung di ruang Unit I PIDUM Satreskrim Polres…

  • Kebakaran 4 Hektare di Lombang, Polisi Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau

    MAJENE – Kebakaran lahan kembali menjadi peringatan serius bagi warga di tengah musim kemarau dan kondisi angin kencang. Lahan milik warga di Dusun Buttutala, Desa Lombang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, terbakar pada Senin (5/10/2026), dengan luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 4 hektare. Informasi kebakaran pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 16.00 WITA setelah…

  • Dinsos Majene Salurkan Bantuan kepada Ruslan, Korban Pengeroyokan

    Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majene bersama Pemerintah Kecamatan Malunda serta Pemerintah Desa Maliaya mengunjungi Ruslan, korban pengeroyokan yang kasusnya sempat menjadi perhatian publik. Dalam kunjungan tersebut, Dinsos Majene turut menyerahkan bantuan berupa perlengkapan tidur, seperti kasur/matras dan selimut, serta perlengkapan mandi. Senin, (5/10/2025) ‎Kepala Bidang Dinas Sosial Kabupaten Majene, Saddam Husain, mengatakan bantuan tersebut diberikan…

  • DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Majene Bantah 3.000 PPPK Paruh Waktu Tak Dapat Gaji.Begini Penjelasannya

    DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, membantah informasi yang menyebut sekitar 3.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Majene tidak terakomodasi dalam penggajian. Rabu 28/10/2026 Saat di konfirmasi Menurut Napirman, dari total 5.749 PPPK yang terdaftar dalam database, sekitar 2.000 lebih telah dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan. Sementara itu, sekitar…


  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *