Dua Bersaudara Ukir Prestasi Pencak Silat, Aishwa Usia 5 Tahun Kini Sabet Emas Sulbar Championship

MAJENE, – Prestasi membanggakan kembali datang dari keluarga Arman Ahmad dan Risma Umami. Setelah sebelumnya Aisyah Afifah Arman mengharumkan nama Kabupaten Majene melalui cabang olahraga pencak silat, kini sang adik, Aishwa Akhlaqul Arman, juga mulai menunjukkan prestasinya di usia yang masih sangat dini.

Aishwa yang baru berusia 5 tahun berhasil meraih Juara 1 Pencak Silat Sulbar Championship kategori Usia Dini Kelas B. Kejuaraan tersebut berlangsung selama dua hari, 1–2 Agustus 2026, di GOR Mamuju, Sulawesi Barat.

Aishwa merupakan siswi TK Aisyiyah Somba dan atlet dari Perguruan Tapak Suci Pimda 181 Majene.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Aishwa, mengingat usianya yang masih sangat muda. Dengan keberanian dan kemampuan yang ditunjukkan di arena pertandingan, ia mampu bersaing dan keluar sebagai juara pertama di kelasnya.

Prestasi Aishwa sekaligus melanjutkan jejak sang kakak, Aisyah Afifah Arman, yang sebelumnya juga menorehkan prestasi di cabang pencak silat. Aisyah tercatat sebagai siswi SD Negeri 3 Somba dan pernah meraih medali emas O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus menjadi wakil Majene untuk melaju ke tingkat nasional.

Aisyah Afifah Arman, (kakak)

Dua prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga pencak silat sejak usia dini mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial dari Kabupaten Majene.

Keberhasilan Aishwa diharapkan tidak berhenti pada satu gelar juara. Dukungan keluarga, sekolah, perguruan, pelatih, serta perhatian pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi atlet muda agar dapat terus berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

Dari kakak menuju panggung nasional, kini sang adik mulai menapaki jejak prestasi. Dua bersaudara, satu cabang olahraga, dan satu semangat untuk mengharumkan nama Majene.

BERITA TANPA BATAS

  • Sorotan Administrasi Pemanfaatan Aset dalam Pembangunan KOPDES di Desa Sulai

    Program Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa. Karena itu, pelaksanaannya tentu patut didukung oleh semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat desa. Namun demikian, percepatan pembangunan program tersebut juga tetap harus memperhatikan prinsip tertib administrasi dalam pengelolaan aset pemerintah daerah. Mengacu pada **Surat Edaran Menteri Dalam Negeri…

  • Aset Pemda Untuk KOPDES Dipertanyakan, DPRD dan BPKAD Didesak Segera Tuntaskan Legalitas Lahan

    Majene-Persoalan status lahan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) di sejumlah desa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan persoalan Legalitas Lahan , BPKAD berikan penjelasan. Setelah sebelumnya mencuat di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, diketahui bahwa tidak hanya satu lokasi yang menggunakan lahan milik pemerintah daerah yang hingga kini belum dihibahkan secara resmi kepada…

  • Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Paruh Waktu Dipastikan Terima THR, Pemkab Siapkan Anggaran Miliaran

    BONE — Kabar menggembirakan datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Bone. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone memastikan para PPPK paruh waktu tetap akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, pada Jumat (6/3/2026). Menurutnya, total penerima THR di lingkungan Pemkab…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *