Breaking News: Kebakaran Lahan Meluas, 4 Hektar Terbakar, Medan Ekstrem Bikin Petugas Hanya Bisa Pantau‎


MAJENE, – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Api dilaporkan mulai terlihat sejak sore dan hingga Jumat malam sekitar pukul 22.30 WITA masih berkobar, luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Titik api diduga bersumber dari wilayah Desa Puttada, kemudian merambat hingga ke wilayah  tinghas tinggas Desa Limbua.

‎Kondisi medan menjadi kendala utama. Lokasi kebakaran berada di kawasan pegunungan dengan semak belukar yang cukup lebat dan sulit dijangkau kendaraan pemadam. Keterbatasan sumber air juga membuat upaya pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal.
‎
‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Majene, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengatakan petugas saat ini disiagakan di sejumlah titik untuk memantau pergerakan api, terutama guna mencegah kobaran mendekati permukiman warga.
‎
‎“Saya ada di Tinggas-Tinggas memantau api untuk mengantisipasi agar tidak menyebar ke permukiman,” ujarnya.
‎

‎Petugas juga bersiaga di wilayah Puttada dan Tinggas-Tinggas. Namun, ekstremnya medan membuat petugas tidak banyak dapat berbuat untuk melakukan pemadaman langsung.
‎
‎“Kendalanya medan sulit dan tidak dapat dijangkau pemadam, termasuk sumber air. Kondisinya pegunungan dan semak belukar. Petugas lebih banyak memantau untuk memastikan permukiman dan masyarakat tetap aman,” jelasnya
‎
‎Dengan kondisi api yang masih cukup besar, petugas memperkirakan kobaran berpotensi bertahan hingga pagi hari. Karena itu, personel akan tetap bersiaga sepanjang malam untuk mengantisipasi jika api bergerak mendekati wilayah permukima
‎
‎Di lapangan, Damkar, Manggala Agni, TNI, Polri, serta masyarakat turut bahu-membahu melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan pada pukul 22.30 WITA, kobaran api masih terlihat menyala.
‎
‎Medan ekstrem, akses terbatas, dan minimnya sumber air kembali menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran lahan. Malam ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sementara api masih terus melahap kawasan perbukitan.
‎

BERITA TANPA BATAS

  • Dua Dusun, Satu Masjid, Satu Semangat: Maulid Nabi Muhammad SAW Bawa Sejuta Manfaat

    SULAI, — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, tahun ini tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Warga dari dua dusun, yakni Dusun Parihuang dan Dusun Kasambi, bersatu dalam satu rangkaian kegiatan yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Parihuang, Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema “Merawat Cinta kepada Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah, Menebarkan…

  • KETUM GRH M. ISHADUL ISLAMI AKBAR, S.H.: DESAK KAPOLDA SULSEL BONGKAR MAFIA SOLAR, KELANGKAAN BBM ADALAH KEJAHATAN EKONOMI

    Makassar – Ketua Umum Gerakan Revolusi Hukum (GRH), M. Ishadul Islami Akbar, S.H. angkat bicara keras terkait kelangkaan BBM Solar Subsidi yang berujung pada kemacetan lalu lintas parah di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Sabtu, (12/9/2026) Menurutnya, apa yang terjadi hari ini di Kota Makassar, Maros, Takalar, Parepare hingga jalur trans Sulawesi bukan sekedar antrean…

  • Hari Libur Tak Berarti Tutup, Disdukcapil Majene Tetap Buka Pelayanan di Hari Minggu

    11 September 2026- Tekan Antrean dan Permudah Warga, Disdukcapil Majene Gencarkan Pelayanan Jemput BolaDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene terus melakukan berbagai terobosan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab berbagai keluhan masyarakat yang selama ini harus datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan. Antrean panjang…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *