‎Bendung Malunda Segera Dilanjutkan, Air Irigasi Ditargetkan Bisa Mengalir Awal 2027


MALUNDA — Kabar baik bagi petani di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Pembangunan Bendung Malunda dikabarkan akan segera dilanjutkan setelah adanya konfirmasi dari pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) V Mamuju. Informasi tersebut disampaikan Penyuluh Pertanian Malunda, Amin Rahmat, menyusul kunjungan Kepala BWS V Mamuju ke Kecamatan Malunda. Jumat, 2 oktober 2026


‎Kelanjutan pembangunan bendung ini menjadi harapan besar bagi petani, terutama di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap sektor pertanian.
‎
‎Sedikitnya 30 hektare lahan sawah di Kecamatan Malunda disebut mengalami gagal panen akibat keterbatasan ketersediaan air.
‎
‎Amin mengatakan, keluhan petani mengenai kebutuhan air untuk persawahan telah disampaikan secara langsung kepada Kepala BWS V Mamuju saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Malunda.
‎
‎“Dari hasil pertemuan tersebut, pihak BWS V Mamuju menyampaikan bahwa pengerjaan cover dam ditargetkan mulai dilaksanakan pada November 2026,” ujar Amin Rahmat lewat telepon .
‎

‎Menurutnya, apabila cover dam telah dibangun, aliran air diharapkan sudah dapat diarahkan menuju lahan persawahan di sisi kiri Bendung Malunda tanpa harus menunggu seluruh pekerjaan bendung rampung.
‎
‎Amin juga menjelaskan bahwa pemanfaatan air nantinya tidak harus menunggu seluruh tahapan pembangunan selesai. Selama tahapan pekerjaan berjalan dan bagian yang memungkinkan telah selesai, air dapat diupayakan untuk tetap disalurkan ke jaringan irigasi.
‎
‎“Jadi sambil proses pekerjaan berjalan, kalau bagian yang sudah bisa difungsikan memungkinkan untuk mengalirkan air, air sudah bisa disalurkan. Ini untuk mengantisipasi kebutuhan petani, terutama saat musim kemarau,” jelasnya.
‎

‎Ia menyebut, pekerjaan utama saat ini berfokus pada pembangunan bendung, sementara jaringan saluran irigasi disebut telah tersedia dan siap digunakan.
‎
‎“Saluran irigasinya sudah siap pakai. Jadi yang menjadi fokus pembangunan sekarang adalah bendungnya. Kalau bagian bendung yang dibutuhkan untuk mengalirkan air sudah selesai, air bisa langsung dimanfaatkan melalui saluran yang ada,” ungkap Amin.
‎

‎Dengan skema tersebut, terdapat peluang air irigasi sudah dapat dimanfaatkan petani pada awal 2027, meskipun keseluruhan pekerjaan Bendung Malunda masih dalam proses penyelesaian.
‎
‎Menurut Amin, percepatan penyelesaian Bendung Malunda sangat penting untuk mendukung keberlangsungan usaha tani, terlebih kondisi kemarau panjang saat ini telah berdampak terhadap lahan persawahan di Malunda.


‎
‎Bagi petani, kepastian kelanjutan pembangunan tersebut menjadi angin segar setelah Bendung Malunda belum dapat dimanfaatkan secara optimal.


‎Kehadiran bendung yang berfungsi nantinya diharapkan dapat mendukung ketersediaan air bagi persawahan, mengurangi risiko gagal panen, serta membantu menjaga produktivitas pertanian masyarakat Kecamatan Malunda.

BERITA TANPA BATAS

  • Air Mata Petani Coklat di Malunda Harga Anjlok Jelang Panen, Tangis dan Doa Sarman Terdengar dari Kebun

    Menjelang musim panen, air mata justru tumpah di kebun coklat. Seorang petani coklat asal Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat tak kuasa menahan tangis akibat anjloknya harga coklat di tingkat petani. Sabtu, (28/2/2026), Petani tersebut bernama Sarman, pemilik akun Facebook Sarman Alakdarnya. Selama ini, Sarman dikenal sebagai sosok petani yang kerap…

  • Uang Tercecer di Jalan Ternyata Milik Pedagang Sayur di Malunda

    Uang tunai yang sebelumnya ditemukan tercecer di jalan, pada Jumat malam 27/2/2026, di Malunda sekitar pukul 20:30 WITA, dalam sebuah kantong plastik dan diamankan oleh Polsek Malunda akhirnya diketahui pemiliknya. Berdasarkan hasil konfirmasi, uang tersebut merupakan milik salah satu pengusaha sekaligus pedagang sayur di Malunda, Bapak Wiwi, yang ditemui di kediaman sekaligus toko usahanya. Bapak…

  • Unggah Menu MBG Dikritik ke Media Sosial,SPPG Aulia 2 Laporkan Pemilik Akun Ke Polisi

    Pemilik akun TikTok @dyputri_ resmi dilaporkan ke kepolisian oleh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aulia 2 Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/2/2026). Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik. Pelaporan ini berawal dari unggahan video berdurasi 27 detik yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi kering. Dalam video itu,…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *