BBM Jadi Sorotan, Bupati Majene Turunkan Tim Awasi SPBU Malunda dan Tammerodo

Majene-Persoalan harga, distribusi hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Majene. Minggu (4/10/2026)
‎

‎Bupati Majene secara resmi menugaskan jajaran kecamatan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian langsung terhadap SPBU, termasuk SPBU di Kecamatan Malunda dan Tammerodo.
‎Hal itu tertuang dalam Surat Tugas Bupati Majene Nomor: B.800.1.11.1/2318/X/2026, tertanggal 2 Oktober 2026.
‎
‎Surat tersebut diterbitkan berdasarkan hasil rapat Tim Satgas BBM bersama pemilik/pengelola SPBU serta perwakilan petani, nelayan dan sopir angkutan umum (Pete-Pete) yang digelar pada 28 September 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene.
‎
‎Dalam surat itu, Camat Tammerodo bersama Sekcam dan staf teknis serta Camat Malunda bersama Sekcam dan staf teknis ditugaskan menyesuaikan jadwal pengawasan dengan SPBU di wilayah kerja masing-masing.
‎
‎Pengawasan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026. Untuk wilayah Tammerodo dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, sementara SPBU Malunda dijadwalkan mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.
‎
‎Yang menjadi sorotan, tugas tim tidak sebatas melihat aktivitas SPBU. Pemerintah daerah secara tegas meminta dilakukan pengawasan, pengendalian dan pemantauan untuk memastikan SPBU beroperasi sesuai standar dan regulasi yang berlaku.
‎
‎Termasuk memastikan stabilitas harga BBM, pendistribusian BBM serta ketersediaan BBM yang cukup bagi masyarakat.
‎
‎Bukan Sekadar Antre, Pemerintah Diminta Bongkar Akar Masalah
‎Langkah Bupati Majene ini menjadi penting di tengah keluhan masyarakat terkait persoalan BBM yang selama ini tidak hanya menyangkut antrean, tetapi juga distribusi dan ketersediaan BBM bagi masyarakat, termasuk warga dari wilayah pegunungan yang bergantung pada kendaraan untuk mengangkut hasil bumi.

BERITA TANPA BATAS

  • Sekretaris Dewan Pendidikan Majene Soroti Kondisi Bangunan SMPN 8 Satap Lombang, Pemerintah Diminta Bertindak

    Sekretaris Dewan Pendidikan Majene Soroti Kondisi Bangunan SMPN 8 Satap Lombang, Pemerintah Diminta Bertindak

    MAJENE — Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Majene, Herman H., S.Pd.I., M.Pd., menyoroti kondisi bangunan SMP Negeri 8 Satap Lombang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang tampak mengalami kerusakan parah. Kamis, 22/10/2026 ‎Melalui unggahan video di halaman pribadinya, Herman memperlihatkan kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan. Ia berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana pendidikan…


  • ‎Datang Membawa Kesalahan, Pulang Membawa Maaf, Mediasi Insiden Khataman Al-Qur’an di Malaiya Berujung Damai

    ‎Datang Membawa Kesalahan, Pulang Membawa Maaf, Mediasi Insiden Khataman Al-Qur’an di Malaiya Berujung Damai

    Perselisihan yang terjadi dalam acara khataman Al-Qur’an di Desa Maliaya, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang melibatkan warga Desa Bababuko utara dan warga desa Maliaya berujung damai setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan melalui mediasi pada Rabu, 21-oktober 2026 ‎Mediasi berlangsung di Kantor Desa Maliaya dan dihadiri keluarga kedua belah pihak, baik dari pihak korban…


  • GMMPH kecam dugaan pembebanan biaya listrik kepada orang tua siswa SDN Mangkura 1, desak kepala sekolah dievaluasi

    GMMPH kecam dugaan pembebanan biaya listrik kepada orang tua siswa SDN Mangkura 1, desak kepala sekolah dievaluasi

    MAKASSAR — Gerakan Mahasiswa Masyarakat Pemerhati Hukum (GMMPH) mengecam rencana pembebanan biaya pemasangan kWh meter dan iuran listrik kepada orang tua siswa SDN Mangkura 1, Kota Makassar. GMMPH mendesak Dinas Pendidikan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mengevaluasi kepala sekolah apabila ditemukan pelanggaran. Ketua GMMPH, Ishadul, S.H., menegaskan bahwa persoalan teknis kelistrikan sekolah negeri harus diselesaikan melalui…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *