Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot

MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan dan mempertimbangkan langkah hukum.

Foto : berita teluk Mandar
‎

‎Informasi tersebut disampaikan dalam pemberitaan Teluk Mandar setelah melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) terkait persoalan dugaan setoran dalam program revitalisasi sekolah tersebut.


‎Dalam pemberitaan itu disebutkan, apabila ditemukan unsur fitnah, pencemaran nama baik, atau penyebaran berita bohong yang merugikan institusi maupun personal, tidak menutup kemungkinan akan ditempuh langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku‎Publik berhak memperoleh penjelasan mengenai duduk perkara sebenarnya, termasuk bagaimana program dijalankan dan apakah terdapat indikasi penyimpangan yang perlu ditelusuri oleh pihak berwenang.‎


‎Pernyataan mengenai pencermatan pemberitaan dan kemungkinan langkah hukum merupakan hal yang perlu disikapi secara proporsional. Namun, perhatian terhadap produk jurnalistik hendaknya tetap berjalan seiring dengan keterbukaan informasi dan penjelasan atas substansi persoalan yang menjadi sorotan.
‎
‎Apabila terdapat pemberitaan yang dinilai tidak akurat, mekanisme klarifikasi, hak jawab, dan hak koreksi dapat ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, media juga berkewajiban melakukan verifikasi, menjaga akurasi, serta memberikan ruang kepada pihak yang diberitakan untuk menyampaikan penjelasan.
‎
‎Fungsi pers bukan untuk mencari kesalahan seseorang, melainkan menyampaikan informasi, mengawal kepentingan publik, dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

‎
‎Menanggapi pemberitaan Teluk Mandar mengenai langkah Pemda bersama tim hukum yang akan mencermati perkembangan pemberitaan dan mempertimbangkan kemungkinan jalur hukum, Aldo, salah satu pihak media yang turut memuat pemberitaan terkait dugaan setoran anggaran revitalisasi sekolah tersebut, memberikan tanggapan melalui grup WhatsApp.
‎
‎Menurutnya, persoalan ini perlu dilihat secara proporsional dengan tetap berpegang pada fakta dan mekanisme jurnalistik yang berlaku. Pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan memiliki ruang untuk menyampaikan klarifikasi maupun menggunakan hak jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.
‎
‎EPN Media menegaskan bahwa sorotan terhadap dugaan setoran Rp540 juta bukanlah upaya mempertentangkan media dengan pemerintah. Fokus utamanya adalah mendorong keterbukaan informasi dan memastikan persoalan yang berkaitan dengan anggaran pendidikan memperoleh penjelasan yang terang.
‎
‎EPN Media juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak terkait demi menjaga akurasi, keberimbangan, dan profesionalitas pemberitaan.
‎
‎Sebab, anggaran pendidikan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan keberanian mengungkap fakta harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hukum dan kebebasan pers.

BERITA TANPA BATAS

  • Tiga Tersangka Kasus Maliaya Diperiksa, Polres Majene Mulai Bongkar Peran Masing-Masing‎

    MAJENE — Penyidikan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, kini memasuki tahapan pemeriksaan terhadap para tersangka. Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial H (35), R (39), dan K (31), menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Majene, Senin (5/10/2026).‎‎Pemeriksaan berlangsung di ruang Unit I PIDUM Satreskrim Polres…

  • Kebakaran 4 Hektare di Lombang, Polisi Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau

    MAJENE – Kebakaran lahan kembali menjadi peringatan serius bagi warga di tengah musim kemarau dan kondisi angin kencang. Lahan milik warga di Dusun Buttutala, Desa Lombang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, terbakar pada Senin (5/10/2026), dengan luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 4 hektare. Informasi kebakaran pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 16.00 WITA setelah…

  • Dinsos Majene Salurkan Bantuan kepada Ruslan, Korban Pengeroyokan

    Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majene bersama Pemerintah Kecamatan Malunda serta Pemerintah Desa Maliaya mengunjungi Ruslan, korban pengeroyokan yang kasusnya sempat menjadi perhatian publik. Dalam kunjungan tersebut, Dinsos Majene turut menyerahkan bantuan berupa perlengkapan tidur, seperti kasur/matras dan selimut, serta perlengkapan mandi. Senin, (5/10/2025) ‎Kepala Bidang Dinas Sosial Kabupaten Majene, Saddam Husain, mengatakan bantuan tersebut diberikan…

  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…


  • Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aliran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dalam pemberitaan Teluk Mandar yang terbit pada 24 Oktober 2026, Ardiansyah membantah keterlibatan dirinya bersama Bupati Majene dalam dugaan aliran dana tersebut. Klarifikasi itu…


  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *