Cuaca ekstrem di Malunda, 42 rumah rusak, BPBD Majene salurkan bantuan darurat

Dampak cuaca ekstrem yang disebut angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai terdata. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 36 rumah mengalami kerusakan di Kelurahan Malunda dan enam rumah di Desa Kayu Angin. Sementara itu, pendataan di wilayah Lamongan Batu masih berlangsung.

Sebagai langkah penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene telah menyalurkan bantuan darurat yang diserahkan kepada pemerintah Kecamatan Malunda dan diterima langsung oleh Camat bersama Sekretaris sekcam (Sekcam) Malunda.

Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas 70 lembar selimut, 45 lembar terpal, 30 karung beras, dan 30 dos mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana cuaca ekstrem.

Lurah Malunda, Barlian, menyampaikan bahwa warga yang telah masuk dalam pendataan dapat mengambil bantuan di Kantor Camat Malunda.

“Bagi masyarakat yang sudah masuk dalam data, silakan mengambil bantuan yang tersedia di kantor Kecamatan Malunda,” ujar Barlian.

Sementara itu, jumlah keseluruhan rumah yang mengalami kerusakan masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang dilakukan oleh aparat setempat, khususnya di wilayah Lamongan Batu.

Pemerintah setempat diharapkan terus mempercepat pendataan dan memastikan bantuan tersalurkan kepada warga yang benar-benar terdampak, terutama mereka yang membutuhkan penanganan segera akibat kerusakan rumah yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.

  • ‎Bendung Malunda Segera Dilanjutkan, Air Irigasi Ditargetkan Bisa Mengalir Awal 2027

    MALUNDA — Kabar baik bagi petani di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Pembangunan Bendung Malunda dikabarkan akan segera dilanjutkan setelah adanya konfirmasi dari pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) V Mamuju. Informasi tersebut disampaikan Penyuluh Pertanian Malunda, Amin Rahmat, menyusul kunjungan Kepala BWS V Mamuju ke Kecamatan Malunda. Jumat, 2 oktober 2026 ‎Kelanjutan pembangunan bendung ini menjadi…

  • Karhutla Mendekati Permukiman, Warga Dusun Kasambi Panik dan Bersiap Mengungsi

    Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kampung Dusun Kasambi membuat warga panik. Api yang sebelumnya membakar kawasan pegunungan dilaporkan mulai merembet mendekati permukiman warga pada Kamis siang. 1 Oktober 2026 Kondisi tersebut membuat sebagian warga mulai membereskan barang-barang berharga sebagai langkah antisipasi apabila api semakin mendekati rumah dan warga harus mengungsi. Kampung…

  • Karhutla Melanda Malunda-Ulumanda, Api Masih Membara di Puncak Gunung

    MALUNDA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kecamatan Malunda dan Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Rabu (30/9/2026) sore. Kobaran api mulai terlihat sejak sekitar pukul 17.00 WITA. Asap membumbung tinggi dan kobaran api tampak dari wilayah Kecamatan Malunda lingkungan Tabulan bulan hingga merembet ke arah wilayah Kecamatan Ulumanda dusun Kasambi Desa Sulai. Petugas…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *