Distribusikan Ratusan Paket Bantuan dari BPBD hingga Baznas, Camat Malunda: Penyaluran Lanjut Setelah Suplai Provinsi Tiba

Camat Malunda Pastikan Bantuan Korban Puting Beliung Terus Disalurkan, Menunggu Tambahan dari Provinsi

Pemerintah Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, terus mengupayakan penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung. Bantuan telah disalurkan dari sejumlah instansi dan lembaga, sementara bantuan tambahan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat masih ditunggu untuk mendukung pemerataan kebutuhan warga. Selasa 3/11/2206

Camat Malunda, Muslimin, menjelaskan bahwa bantuan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene langsung disalurkan kepada warga pada malam hari setelah bantuan diterima. Sementara sisanya didistribusikan pada hari berikutnya.

Adapun bantuan yang telah diterima berasal dari BPBD Kabupaten Majene, Dinas Sosial, Baznas, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Berdasarkan data bantuan yang dihimpun, BPBD Kabupaten Majene menyalurkan 70 lembar selimut, 45 lembar terpal, 30 dos mi instan, serta 30 karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram.

Dinas Sosial turut memberikan bantuan berupa 45 lembar terpal, 45 buah matras, 45 lembar selimut, dan 45 paket family kit.

Sementara itu, Baznas menyalurkan 100 liter minyak goreng, 100 karung beras, serta 100 karton mi instan.

Adapun bantuan dari PMI meliputi 20 paket family kit, 63 paket desinfektan kit, dan 20 lembar terpal.

Muslimin mengatakan, pemerintah kecamatan masih menunggu bantuan dari BPBD Provinsi Sulawesi Barat. Setelah bantuan tersebut tiba, pendistribusian akan kembali dipetakan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi warga terdampak.

Menurutnya, pemetaan diperlukan agar bantuan dapat dibagikan secara lebih merata dan tepat sasaran. Warga yang telah menerima bantuan untuk jenis kebutuhan tertentu akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyaluran tahap berikutnya agar bantuan tidak menumpuk pada penerima yang sama, sementara warga lain yang membutuhkan justru terlewatkan.

“Bantuan awal dari BPBD kabupaten langsung kami salurkan malam itu, sedangkan sisanya kami salurkan besoknya. Sekarang sudah ada bantuan dari Baznas dan PMI. Kami juga masih menunggu bantuan dari provinsi untuk disalurkan,” ujar Muslimin.

Ia menegaskan, pendistribusian berikutnya akan dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan warga. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memantau proses penyaluran bantuan sehingga pelaksanaannya berlangsung secara transparan dan merata.

Pemerintah Kecamatan Malunda berharap bantuan tambahan dari pemerintah provinsi segera tiba agar kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi secara bertahap, terutama bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

©️EPN

  • Ambulans Puskesmas Malunda Tembus Hujan Tengah Malam, Jemput Pasien di Kaki Gunung Lombang

    Di tengah guyuran hujan yang tak kunjung reda, tenaga kesehatan Puskesmas Malunda kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Malam itu, petugas UGD menerima panggilan darurat dari warga Salurindu, Desa Salutahongan, yang melaporkan adanya seorang warga dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan segera. Tanpa menunda waktu, tim jaga UGD bersama sopir ambulans langsung…

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • RSUD Majene Memprihatingkan DPRD Baru Tersadar Atau Selama Ini Tidur?

    RSUD Majene Memprihatingkan DPRD Baru  Tersadar  Atau  Selama Ini Tidur?

    MAJENE – Kondisi ruang rawat inap Kelas I Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene yang terlihat memprihatinkan menjadi sorotan setelah salah seorang anggota DPRD mengunggah foto di media sosial pada minggu, 7/11/2206. yang memperlihatkan kondisi fasilitas rumah sakit tersebut melalui akun FB. Unggahan yang dimaksudkan untuk mengkritik kondisi pelayanan dan fasilitas rumah sakit itu justru…


  • JANGAN GADUH SOAL PENULIS, JAWAB SUBSTANSI KRITIK! EPN MEDIA: DPRD BUKAN LEMBAGA YANG KEBAL PENGAWASAN PUBLIK

    JANGAN GADUH SOAL PENULIS, JAWAB SUBSTANSI KRITIK! EPN MEDIA: DPRD BUKAN LEMBAGA YANG KEBAL PENGAWASAN PUBLIK

    TANGGAPAN REDAKSI: KRITIK DIBALAS DENGAN DATA, BUKAN MENYERANG PENULIS Majene- Menanggapi tulisan salah satu media online yang mempersoalkan produk tulisan EPN Media, mulai dari tudingan tidak memenuhi kaidah jurnalistik, penggunaan identitas Edhy Putra Negara, hingga dugaan penggunaan aplikasi AI, kami memandang kritik tersebut sah-sah saja. Namun, kritik juga harus disertai argumentasi dan fakta yang jelas.…


  • DPRD Majene Kritik Kondisi RSUD, Masyarakat: Jangan Hanya Jago Berkomentar di Media Sosial

    DPRD Majene Kritik Kondisi RSUD, Masyarakat: Jangan Hanya Jago Berkomentar di Media Sosial

    MAJENE, – Ramainya sorotan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene terhadap kondisi fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene melalui media sosial justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Sabtu, 7/11/2026 Publik mulai mempertanyakan sejauh mana fungsi penganggaran dan pengawasan yang selama ini dijalankan para wakil rakyat terhadap rumah sakit milik pemerintah…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *