‎Polres Majene Terjunkan Personel BKO Sabhara, Polsek Malunda Siaga Pemulihan Pascaputing Beliung

MAJENE – Kepolisian Resor (Polres) Majene mengerahkan puluhan personel BKO Sabhara untuk membantu penanganan dan pemulihan pascabencana angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
‎
‎Bersama personel Polsek Malunda, pemerintah setempat, dan masyarakat, puluhan anggota tersebut bahu-membahu membersihkan puing-puing serta material sisa kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
‎
‎Tidak hanya membersihkan lingkungan, personel gabungan juga melakukan penebangan pohon kelapa yang dinilai berpotensi membahayakan permukiman warga, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih perlu diwaspadai.
‎
‎Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (5/11/2026), diawali dengan apel pagi dan pengarahan yang dipimpin langsung Kapolsek Malunda, IPTU Antonius.
‎
‎Dalam arahannya, IPTU Antonius memberikan penekanan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keselamatan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan tenaga dalam proses pemulihan pascabencana.
‎
‎Kegiatan siaga dan pemulihan bencana ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari.
‎
‎Pihak Polsek Malunda juga mengimbau masyarakat yang masih membutuhkan bantuan tenaga untuk membersihkan puing-puing, mengevakuasi material berbahaya, maupun pekerjaan pemulihan lainnya agar segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan atau menghubungi Polsek Malunda.
‎
‎
‎Camat Malunda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian, khususnya Kapolda Sulawesi Barat dan Kapolres Majene, atas dukungan personel yang diterjunkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana angin puting beliung.
‎
‎”Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolda dan Bapak Kapolres yang telah menurunkan personelnya untuk membantu warga kami. Kehadiran anggota kepolisian tentu sangat membantu, terutama dalam proses pembersihan dan pemulihan pascabencana,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Kamis (5/11/2026).
‎
‎Kehadiran personel kepolisian bersama pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memberikan rasa aman bagi warga terdampak bencana.

BERITA TANPA BATAS

  • ‎Polemik Wartawan dan LSM Warnai Jalannya Mediasi Sengketa Lahan di Majene

    Polemik antara oknum wartawan dan oknum LSM menjadi perhatian publik setelah muncul dua pemberitaan berbeda terkait jalannya proses mediasi sengketa lahan yang berlangsung di Kabupaten Majene. Kamis (14-5-2026) ‎Berdasarkan kronologi yang beredar, peristiwa bermula saat proses mediasi sedang berlangsung dan mediator tengah melakukan komunikasi terhadap pihak yang bersengketa. Dalam situasi tersebut, seorang wartawan disebut mengajukan…

  • Akhir Pelarian Terduga Pelaku Tabrak Lari Warga Mekatta! Diamankan di Pangkep, Dijemput Satlantas Polres Mamuju

    Satuan Lalu Lintas Polres Mamuju dikabarkan telah mengamankan terduga pelaku tabrak lari yang sebelumnya diduga terlibat dalam insiden kecelakaan lalu lintas di wilayah Mamuju senin pagi (11-5-2026), yang mengakibatkan seorang warga Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Mamuju.‎‎Informasi tersebut dibenarkan oleh anggota Polsek Malunda saat…

  • ‎Bukan Mobil Box Kuning, Juga Bukan Mobil Box Putih!. Polisi Masih Buru Pelaku Tabrak Lari Misterius.

    Terkait perkembangan kasus dugaan tabrak lari yang terjadi di wilayah Salletto, Kabupaten Mamuju pagi, senin (11/5/2026), yang sebelumnya sempat disebut terjadi di Taludu, aparat kepolisian terus melakukan penelusuran terhadap sejumlah kendaraan yang dicurigai terlibat.‎‎Kurang lebih satu jam setelah kejadian, anggota Polsek Malunda sempat memeriksa sebuah mobil box berwarna kuning yang melintas di Kecamatan Malunda. Namun…

  • RSUD Majene Memprihatingkan DPRD Baru Tersadar Atau Selama Ini Tidur?

    RSUD Majene Memprihatingkan DPRD Baru  Tersadar  Atau  Selama Ini Tidur?

    MAJENE – Kondisi ruang rawat inap Kelas I Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene yang terlihat memprihatinkan menjadi sorotan setelah salah seorang anggota DPRD mengunggah foto di media sosial pada minggu, 7/11/2206. yang memperlihatkan kondisi fasilitas rumah sakit tersebut melalui akun FB. Unggahan yang dimaksudkan untuk mengkritik kondisi pelayanan dan fasilitas rumah sakit itu justru…


  • JANGAN GADUH SOAL PENULIS, JAWAB SUBSTANSI KRITIK! EPN MEDIA: DPRD BUKAN LEMBAGA YANG KEBAL PENGAWASAN PUBLIK

    JANGAN GADUH SOAL PENULIS, JAWAB SUBSTANSI KRITIK! EPN MEDIA: DPRD BUKAN LEMBAGA YANG KEBAL PENGAWASAN PUBLIK

    TANGGAPAN REDAKSI: KRITIK DIBALAS DENGAN DATA, BUKAN MENYERANG PENULIS Majene- Menanggapi tulisan salah satu media online yang mempersoalkan produk tulisan EPN Media, mulai dari tudingan tidak memenuhi kaidah jurnalistik, penggunaan identitas Edhy Putra Negara, hingga dugaan penggunaan aplikasi AI, kami memandang kritik tersebut sah-sah saja. Namun, kritik juga harus disertai argumentasi dan fakta yang jelas.…


  • DPRD Majene Kritik Kondisi RSUD, Masyarakat: Jangan Hanya Jago Berkomentar di Media Sosial

    DPRD Majene Kritik Kondisi RSUD, Masyarakat: Jangan Hanya Jago Berkomentar di Media Sosial

    MAJENE, – Ramainya sorotan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene terhadap kondisi fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene melalui media sosial justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Sabtu, 7/11/2026 Publik mulai mempertanyakan sejauh mana fungsi penganggaran dan pengawasan yang selama ini dijalankan para wakil rakyat terhadap rumah sakit milik pemerintah…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *