Selamat Camat Malunda Gagal Pimpin Aksi Demo, Ancaman Jadi Senjata, Pertamina Akhirnya bergerak

Malunda Majene-lhNiat Camat Malunda untuk turun memimpin aksi demonstrasi akhirnya gugur, bukan karena mundur, melainkan karena tujuan sudah tercapai. SPBU Malunda resmi kembali beroperasi dan mulai melayani masyarakat sejak pukul 08.00 WITA. Jumat 27/2/2026

Sebelumnya, penutupan 22 hari SPBU Malunda sejak 20 Januari, harga enceran capai 15-20 ribu perliter, memicu kemarahan publik. Barisan Masyarakat Malunda–Ulumanda (BMNU) turun ke jalan, pada 11 Februari, bahkan sempat memblokade jalur Trans Sulawesi. Dengan tuntutan segera membuka kembali SPBU dan mendistribusikan BBM subsidi serta transparansi persoalan penanganan Saksi SPBU.

Di tengah tekanan massa itulah, hasil negosiasi dengan pihak Aksi dan pertamina. Muslimin Camat Malunda mengambil langkah berani dan politis. Ia menjaminkan dirinya di hadapan publik. didampingi Kapolsek Pernyataannya disampaikan terbuka lewat orasi di atas mobil komando,

“jika dalam waktu tiga minggu SPBU Malunda tidak dibuka, walau dalam kedan berpuasa maka ia siap memimpin langsung aksi demonstrasi ” ujar camat yg juga adlah salah satu tokoh agama terkemuka di kecamatan malunda.

Langkah politik yang diambil terbukti efektif. Bukan dengan adu otot, melainkan leykona dengan tanggung jawab, dan keberanian mengambil risiko jabatan.

Selain peran Camat Terjawab nya tuntutan barisan masyarakat malunda ulumanda BMMU, juga tidak terlepas dari andil Pihak SPBU, Sekcam Malunda, Ibu Yusriah. Bersama Bupati & Wakil Bupati Majene,yg diketahui diketahui aktif dan melakukan komunikasi serta koordinasi persoalan penutupan SPBU ..

Kembalinya operasional SPBU Malunda disambut penuh rasa syukur oleh warga. Distribusi BBM kembali normal, aktivitas masyarakat berangsur pulih, dan ketegangan yang sempet terjadi kembali mereda.(Rls/EPN)**

foto: proses SPBU Malunda kembali beroperasi

  • Hari Libur Tak Berarti Tutup, Disdukcapil Majene Tetap Buka Pelayanan di Hari Minggu

    11 September 2026- Tekan Antrean dan Permudah Warga, Disdukcapil Majene Gencarkan Pelayanan Jemput BolaDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene terus melakukan berbagai terobosan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab berbagai keluhan masyarakat yang selama ini harus datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan. Antrean panjang…

  • BBM Langka, Nelayan Malunda Enggan Melaut, Harga Ikan Tembus Rp55 Ribu per Kilogram

    MAJENE, — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk para nelayan di Kecamatan Malunda. Selasa (8/9/2026) Kondisi tersebut salah satunya dirasakan nelayan di dusun Toppo, Desa Lombong, Kecamatan Malunda. Sejumlah nelayan mengaku memilih mengurangi aktivitas melaut karena sulit mendapatkan BBM dengan harga terjangkau.…

  • Komisi II DPRD Majene Janji Kawal Kelangkaan BBM, Siap Turun ke Lapangan

    MAJENE — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang BBM bersubsidi yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Majene.Persoalan tersebut akan dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait. Saat dikonfirmasi melalui telepon, Napirman…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *