Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan, Keluarga Bocah di Lombong Timur Menolak Dilakukan Otopsi

Terkait penemuan jenazah seorang bocah di Desa Lombong pada pukul 17:00 kamis, (5/3/2026) hanyut di sungai yang ditemukan seorang pemancing di kolong jembatan deking , Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pihak kepolisian menyampaikan klarifikasi resmi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum luar yang dilakukan oleh tenaga medis di Puskesmas Malunda, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak keluarga korban memutuskan untuk menolak dilakukannya proses otopsi. Penolakan tersebut telah disampaikan oleh keluarga korban kepada pihak kepolisian.

Informasi yang diperoleh dari pihak Polsek malunda menyebutkan bahwa sebelumnya kedua orang tua korban tidak berada di lokasi saat jenazah ditemukan. Namun melalui komunikasi via telepon, pihak keluarga telah menyatakan sikap penolakan terhadap tindakan otopsi.

Saat ini, surat pernyataan penolakan otopsi dari pihak keluarga juga telah smentara proses dibuat sebagai bentuk pernyataan resmi kepada aparat yang menangani kasus tersebut.

Sementara itu, proses pemakaman bocah tersebut sudah dilaksanakan pada Jumat pagi , 6 Maret, di kampung halamannya.

Pihak kepolisian menyatakan tetap menghormati keputusan keluarga korban, sembari memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemberitaan Tanpa Batas

  • TAS WARNA HITAM DIDUGA HILANG DI SPBU MALUNDA, SUPIR ASAL TINAMBUNG LAPOR POLISI

    Seorang sopir bernama Taslim, warga Tinambung, melaporkan dugaan kehilangan tas warna hitam miliknya ke Polsek Malunda sekitar pukul 23.00 WITA. selasa (3/3/2026). Kejadian bermula saat Taslim mengemudikan mobil penumpang dari arah Majene menuju Mamuju. Di dalam kendaraan tersebut terdapat seorang bayi berusia tiga bulan serta beberapa penumpang lainnya, termasuk seorang petugas kejaksaan. Setibanya di SPBU…

  • Kopdes Dipercepat Jangan Jadikan Desa Tumbal, Kepala Desa & BPD Pemegang Kendali, Bukan Bawahan Pemda. Hukum Taruhannya

    Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES/Kel Merah Putih) merupakan program strategis nasional yang ditugaskan secara terpusat oleh pemerintah kepada satu pelaksana nasional, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Berdasarkan kebijakan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang mengatur percepatan pembangunan dan kelengkapan KOPDES di seluruh Indonesia. Adapun sumber pembiayaannya berasal dari skema nasional, antara lain…

  • Kompak Tanpa Komando di Bulan Puasa, Warga Malunda Bergerak Bantu Korban Kebakaran Galung Tulu

    Kompak di Bulan Puasa, Warga Malunda Relakan Waktu dan Tenaga Demi Korban Kebakaran. epedulian terhadap korban kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), terus mengalir. Sejumlah kelompok masyarakat dari Malunda dan sekitarnya menggalang donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan bagi warga terdampak musibah kebakaran tersebut. Penggalangan donasi dilakukan oleh perwakilan…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *