Remaja di Malunda Ditahan Usai Insiden Pengeroyokan dan Pembakaran Motor, Berawal dari Candaan Sahur-Sahur

Majene-Sebuah insiden yang berawal dari candaan saat kegiatan membangunkan sahur berujung pada dugaan pengeroyokan dan pembakaran Dua sepeda motor di wilayah Dusun Lombong Induk, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat dan pihak keluarga menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 11 Maret 2026, saat sekelompok remaja dari dusun tetangga memasuki wilayah Dusun Lombong Induk untuk membangunkan warga sahur.

Saat rombongan melintas, seorang remaja berinisial A, warga Dusun Lombong Induk, disebut sempat bercanda dengan salah satu peserta sahur-sahur dengan cara mengganggunya. Candaan tersebut kemudian dilaporkan oleh remaja tersebut kepada ayahnya setelah kembali ke rumah.

Tak lama berselang, sang ayah bersama beberapa kerabatnya disebut mendatangi wilayah Dusun Lombong Induk untuk mencari A. Ketika menemukan yang bersangkutan, A diduga mengalami pemukulan oleh beberapa orang yang datang tersebut.

Merasa terdesak setelah dipukul, A kemudian berlari ke rumahnya dan mengambil sebilah parang. Melihat hal tersebut, sejumlah orang yang datang ke lokasi berusaha menyelamatkan diri. Sebagian di antaranya berhasil membawa sepeda motor masing-masing, sementara beberapa kendaraan lainnya ditinggalkan di lokasi kejadian.

Dalam kondisi emosi setelah insiden pemukulan tersebut, A diduga melampiaskan kemarahannya dengan merusak sepeda motor yang tertinggal menggunakan parang. Tidak berhenti sampai di situ, dua unit sepeda motor tersebut kemudian dilaporkan dibakar.

Pada Rabu siang, A mendatangi Polsek Malunda untuk melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya sekaligus menyampaikan kronologi kejadian, termasuk mengakui perbuatannya terkait perusakan dan pembakaran kendaraan tersebut.

Namun tidak lama kemudian, pihak keluarga pemilik sepeda motor yang rusak juga mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan yang beredar di masyarakat, pihak keluarga dari pemilik kendaraan yang terbakar juga disebut sempat mendatangi lokasi untuk mencari A setelah mendapat laporan dari anak mereka terkait insiden candaan saat kegiatan sahur-sahur.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan maupun pemilik kendaraan yang terbakar belum memberikan keterangan resmi kepada media terkait peristiwa tersebut.

Pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada keluarga pemilik sepeda motor yang terbakar guna memperoleh keterangan dari pihak terkait.

Seluruh informasi yang dihimpun saat ini masih bersumber dari keterangan warga Dusun Lombong Induk dan pihak keluarga A.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian yang melibatkan kedua belah pihak.

Sementara itu, pemerintah setempat desa Lombong bersama tokoh masyarakat dikabarkan tengah berupaya memediasi kedua belah pihak agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan restorative justice.

Saat ini si A dan dua kendaraan bermotor yg hangus terbakar diketahui telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Media ini tetap membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi atau keterangan tambahan guna melengkapi informasi dalam pemberitaan ini.

© EPN

Pemberitaan Tanpa Batas

  • SPBU Malunda Beroperasi, Korlap BMMU Sarankan Harga Bensin Eceran Diturunkan. SPBU Sediakan Solar

    Barisan Masyarakat Malunda Ulumanda (BMMU) angkat bicara menyusul kembali beroperasinya SPBU Malunda pada Jumat pagi, 27 Februari.Koordinator Lapangan BMMU, Masri Tono,menyampaikan rasa syukur atas terpenuhinya tuntutan masyarakat setelah SPBU tersebut kembali melayani kebutuhan BBM warga. “Alhamdulillah, apa yang menjadi tuntutan masyarakat akhirnya terpenuhi. Untuk itu, kami meminta kerja sama seluruh pihak, khususnya para pengencer dan…

  • 46 Hari Tutup, SPBU Malunda Kembali Beroperasi dengan SOP Berlapis

    Setelah tidak beroperasi selama 46 hari, SPBU Malunda kabupaten mejene, akhirnya kembali dibuka dan mulai melayani masyarakat pada Jumat, 27 Februari 2026. Kepastian dibukanya kembali SPBU tersebut dikonfirmasi langsung oleh salah satu petugas SPBU Malunda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima perintah resmi dari atasan untuk kembali membuka layanan operasional. “Ya benar, kami sudah mendapat…

  • Satu Nomor yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu, Jangan lewatkan informasi ini!

    Selain rumah sakit dan Puskesmas, ada satu lagi fasilitas penting yang bertanggung jawab dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, yaitu PSC (Public Safety Center). PSC adalah pusat yang berperan dalam penanganan darurat medis dan koordinasi penanganan bencana. Dengan tugas utama memberikan tanggapan cepat dalam situasi darurat, PSC membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama, baik dalam…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *