Bocah di Malunda Meninggal Dunia Tersambar Petir Saat Mandi di Laut

Duka menyelimuti kecamatan Malunda, Seorang anak berusia 10 tahun, yang diketahui masih duduk di bangku kelas 4 SD, dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir di lingkungan Karewaca , Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Senin, 4 Mei, sekitar pukul 15.30 WITA.

Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama beberapa temannya sedang mandi di laut di tengah kondisi hujan.

Dalam kronologi yang disampaikan, salah satu temannya lebih dulu naik ke pantai, sementara korban masih berada di laut dan berada di bagian belakang, hendak menyusul ke daratan.
Namun nahas, saat korban hendak naik ke pantai, tiba-tiba petir menyambar di lokasi tersebut.

Tidak berselang lama, terdengar suara gemuruh petir di sekitar lokasi. Tiga orang teman korban kemudian berlari menuju permukiman warga untuk meminta pertolongan.

“Saya dipanggil untuk membantu mengevakuasi anak tersebut. Saya pun bergegas mengangkatnya, namun saat saya temukan, korban sudah terapung dan tidak ada tanda-tanda bernyawa,” ujar Kanna, salah satu warga.

Warga tersebut juga menambahkan bahwa korban ditemukan di perairan dangkal, sekitar 15 meter dari bibir pantai, dengan kedalaman air setinggi lutut.

Saat warga tiba di lokasi, korban terlihat terapung dengan kondisi tubuh mengalami memar dan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban kemudian dievakuasi ke puskesmas, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian melalui keterangan yang disampaikan, termasuk oleh Aipda Ar Daeng Tinggi, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan tenaga medis, korban dipastikan meninggal dunia akibat tersambar petir. Hal tersebut diperkuat dengan adanya tanda-tanda sengatan listrik pada tubuh korban.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Kehilangan seorang anak di usia yang masih sangat muda tentu meninggalkan luka yang mendalam.


Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di tempat terbuka, termasuk di laut, terutama saat kondisi cuaca hujan yang disertai petir.

©️EPN

in

  • Lapangan Sepak Bola Sulai Berubah Cokelat, Dampak Kemarau dan Fenomena El Nino‎

    Kondisi lapangan sepak bola Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini tak lagi menghijau. Hamparan rumput yang biasanya tampak hijau mulai berubah kecokelatan dan mengering akibat musim kemarau.‎‎Lapangan tersebut merupakan salah satu lapangan utama yang kerap digunakan masyarakat untuk berbagai turnamen dan kegiatan sepak bola di Kecamatan Ulumanda. Foto Kondisi lapangan desa Sulai…

  • KORMI Makassar Dilaporkan ke Kejati Sulsel, Diduga Ada Penyimpangan Dana Hibah Rp1,5 Miliar

    MAKASSAR, 18 September 2026 — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah Pemerintah Kota Makassar sekitar Rp1,5 miliar Tahun Anggaran 2025. Laporan tersebut disampaikan oleh Gerakan Revolusi Hukum (GRH) melalui Ketua M. Ishadul, S.H., didampingi Ketua Aliansi Pemuda Anti…

  • Pegawai SPPG Ulumanda Jatuh Saat Antar MBG ke Sekolah, Kondisi Jalan Rusak Kembali Disorot

    Seorang pegawai SPPG Kecamatan Ulumanda mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas mengantarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu sekolah di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai tersebut terjatuh bersama kendaraan yang dikendarainya ketika melintasi akses jalan menuju salah satu sekolah di wilayah Desa Kabiraan. Kejadian tersebut…

  • ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    ‎‎BBM Kembali Stabil, Pemerintah Kabupaten Majene Patut Diapresiasi: Antrean Panjang Berangsur Hilang

    MAJENE — Setelah berbulan-bulan diwarnai kelangkaan BBM bersubsidi dan antrean panjang di sejumlah SPBU, kondisi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai kembali normal. Kondisi ini patut diapresiasi sebagai langkah positif dalam upaya mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat. ‎Pada September hingga Oktober 2026, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter…


  • NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    NCW Desak Kejari Majene Awasi Proyek Revitalisasi Sekolah 2026, Dugaan Intervensi Diminta Diklarifikasi

    MAJENE, — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW), Muh. Falar Anwar, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene agar proaktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterima EPN Media. Dalam pernyataannya, Muh. Falar menyoroti adanya isu dugaan intervensi dan…


  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *