Polsek Malunda Respons Cepat Keluhan Warga Terkait Pembakaran Arang di Samalio

Aktivitas pembakaran arang tempurung kelapa di Dusun Samalio, Desa Mekkatta, yang dikeluhkan sejumlah warga akibat dampak asapnya, kini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Keluhan masyarakat tersebut berawal dari keresahan warga yang merasa terganggu oleh asap hasil pembakaran yang terjadi di sekitar kawasan permukiman. Senin, (8-juni2026)


Sebelum pengaduan disampaikan kepada pihak kepolisian, pemerintah setempat melalui Kepala Desa mekkatta dan kepala Dusun dan BPD diketahui telah melakukan upaya pendekatan secara persuasif.

Teguran serta komunikasi kepada pihak yang melakukan aktivitas pembakaran telah beberapa kali dilakukan sebagai bentuk ikhtiar untuk menyelesaikan persoalan di tingkat lokal dan menjaga keharmonisan masyarakat.

Namun hingga saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan sehingga keluhan warga masih terus berlanjut.


Karena persoalan belum menemukan titik penyelesaian, sebagian masyarakat kemudian menyampaikan pengaduan kepada Polsek Malunda. Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian merespons dengan cepat dan menyatakan akan menindaklanjuti informasi yang diterima sesuai dengan tugas dan kewenangannya.


Perlu dipahami bahwa yang menjadi perhatian masyarakat bukanlah tempurung kelapa sebagai bahan baku arang, melainkan dampak asap yang ditimbulkan dari proses pembakaran dan dirasakan oleh warga sekitar. Di sisi lain, aktivitas pembuatan arang juga merupakan bagian dari usaha dan mata pencaharian masyarakat yang memiliki nilai ekonomi.


Oleh karena itu, penyelesaian persoalan ini diharapkan tidak berujung pada konflik ataupun saling menyalahkan. Sebaliknya, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, aparat kepolisian, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan warga untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

Beberapa alternatif yang dapat dipertimbangkan antara lain pengaturan pola pembakaran, penggunaan metode yang lebih ramah lingkungan, atau penempatan lokasi pembakaran yang lebih jauh dari kawasan permukiman.


Respons cepat Polsek Malunda patut diapresiasi sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Demikian pula upaya yang telah lebih dahulu dilakukan oleh pemerintah desa dan aparat kewilayahan dalam menangani persoalan ini secara persuasif.

Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan polemik yang terjadi dapat diselesaikan secara bijaksana demi menjaga kenyamanan warga sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.


Pihak media masih terus melakukan pendalaman informasi dan membuka ruang konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai fakta di lapangan.**

PEMBERITAAN TANPA BATAS

  • Breaking News: Kebakaran Lahan Meluas, 4 Hektar Terbakar, Medan Ekstrem Bikin Petugas Hanya Bisa Pantau‎

    MAJENE, – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Api dilaporkan mulai terlihat sejak sore dan hingga Jumat malam sekitar pukul 22.30 WITA masih berkobar, luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Titik api diduga bersumber dari wilayah Desa Puttada, kemudian merambat hingga ke wilayah  tinghas tinggas Desa Limbua. ‎Kondisi…

  • Niat Tertibkan dan Bersihkan Kota, Pemkab Majene Malah Diprotes: Defyul Meidam Soroti Potensi Bertambahnya Pengangguran

    MAJENE — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh petugas gabungan di sejumlah kawasan perkotaan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (27/8/2026), mendapat sorotan dari pelaku UMKM. Protes tersebut disampaikan Pelaku UMKM Sekaligus Kreator Digital, Defyul Meidam melalui siaran langsung Facebook berdurasi sekitar 28 menit yang dikutip dari unggahannya akun milik pribadinya, ketika proses penertiban tengah berlangsung.…

  • Ribuan Pasang Mata Saksi, Duel Kalorang FC vs KayuAngin FC,

    Malunda- ‎Ribuan pasang mata memadati Lapangan Tasinara, Kecamatan Malunda kabupaten Majene , untuk menyaksikan laga puncak turnamen sepak bola yang diprakarsai oleh pemuda setempat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.​Partai final menyajikan duel sengit antara Kayuangin FC melawan Kalorang FC.. Kamis (27/8/2026).‎‎Tampil dominan sejak awal, Kayuangin FC unggul 3-0 di babak pertama hingga babak…

  • Pos tanpa judul 1253

    Pemda dan Tim Hukum Cermati Pemberitaan Setoran Rp540 Juta Anggaran Revitalisasi Sekolah Disorot MAJENE — Dugaan setoran Rp540 juta yang dikaitkan dengan anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan. Persoalan ini turut menjadi perhatian setelah media Teluk Mandar memberitakan pernyataan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersama tim hukum akan mencermati perkembangan pemberitaan…


  • Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    Sekda Majene Buka Suara soal Dugaan Aliran Dana Rp540 Juta Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Tak Terlibat

    MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aliran dana sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dalam pemberitaan Teluk Mandar yang terbit pada 24 Oktober 2026, Ardiansyah membantah keterlibatan dirinya bersama Bupati Majene dalam dugaan aliran dana tersebut. Klarifikasi itu…


  • Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    Majene Bersiap Hadapi Ancaman Wabah, Karantina Kesehatan Mulai Dirintis, Vaksin Internasional Dibidik

    MAJENE, — Pemerintah Kabupaten Majene mulai merintis layanan karantina kesehatan dan mempersiapkan pelayanan vaksinasi internasional. Langkah ini menjadi upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman penyakit menular sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ‎Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, persiapan tersebut dimatangkan lewat kunjungan kaji tiru ke Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Sulawesi Selatan di…



Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *